Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Kamis, 25 Februari 2010

Bimo Sulaksono


Bimo Sulaksono (drum) emang produktif bikin band. Kelar bikin Netral, dia lari ke Romeo. Setelah itu, ada TBK dan Juliette yang didirikannya. Terakhir dia bikin Bonus.
“Bonus ini band baru tapi lama. Personilnya sebenarnya orang lama. Misalnya Epoy (bas) yang mantan Romeo, Willy (gitar) juga pernah main di Romeo dan Gamma, dan gue. Yang baru cuma vokalis, Anda Wardhana,” terang Bimo beberapa waktu lalu.
Itu sebabnya pas manggung ngebawain lagu-lagu andalannya, nih band gape banget beraksi. Sama sekali nggak ada bau-bau band baru di sana. Bahkan, sang vokalis juga nggak kalah gape. Terutama saat ngebawain singel Kurebut Hatimu Kembali.
“Gimana lagunya. Pokoknya siapa pun yang mendengar lagu-lagu pada album ini akan merasakan suasana yang sangat berbeda di setiap lagunya. Hangat!” kata Bimo.

Saint Loco


Ada kabar dari Gilbert, basis Saint Loco. Band hip metal asal Jakarta ini akan mengeluarkan album baru bulan Juli besok. Katanya akan lebih anthem, jack! "Kami pengennya album ketiga ini jadi anthem. Enak buat dinyanyiin bareng-bareng. Semua jadi bisa ikutan nyanyi kalo Saint Loco main," bilang Gilbert, yang dihubungi lewat telepon. Untuk mewujudkannya anak-anak Saint Loco mencoba menyatukan referensi. Berjaga-jaga biar saat nge-jam semua punya yang taste yang sama. "Kami dengerin yang ringan-ringan. Yang nggak terlalu metal, yang masih bisa dinyanyiin. Misalnya The Pillar, Bullet For My Valentine, Kill Switch Engage,"ujar Gilbert lagi. Sejauh ini proses rekaman udah berjalan 65 persen. Rekaman instumennya udah rampung 11 lagu. Tapi menurut Gilbert semunya masih mentah. Belom diisi sama layer dan sound lainnya. Vokalnya juga masih belum diisi. Masih dalam tahap penggodokan."Pengennya sih Juli. Aransemen semuanya udah oke. kaliopun ada perombakan mungkin cuma ngerubah nada. Doain aja biar Juli udah selesai," tutup cowok berbadan cukup ramping ini

Fungky Kopral


Funky Kopral merilis album keempat setelah didera banyak masalah. Album berjudul Fungky Kopral isyarat comeback di industri musik Tanah Air. Funky Kopral pernah mewarnai jagat musik Tanah Air dengan single Bagian Yang Hilang. Namun setelah itu, Funky Kopral malah serasa tak bernyawa karena ditinggalkan dua personelnya saat itu, Oncy (gitar, kini di Ungu) dan Bondan Prakoso (bass). Kini dengan formasi baru, yakni Hendry (vokal), Iqbal (gitar), Ilham (bas) dan Robby (drum) Funky Kopral kembali dengan formasi dan musik yang lebih segar. "Sekarang konsep musik kita memang sedikit berubah. Nuansa rock lebih terasa, karena karakter vokal Hendry memang lebih ngerock," ujar Iqbal. Meski tren musik saat ini dikuasai musik beraliran pop melayu, Fungky Kopral malah makin semangat menyajikan musik rock. "Kami beranggapan orang pasti bosan dengan lagu-lagu pop melayu. Pada 2010 kami yakin selera musik orang akan berubah, orang akan bosan dengan yang melow," sambung Hendry. Selain itu, dorongan fans membuat Funky Kopral bersemangat untuk tetap eksis. "Motivasi kami adalah tetap bisa eskis dengan suguhan musik yang lebih beragam. Tidak saja rock, tapi juga ada nuansa musik jazz, punk, fusion, yang kami kemas dalam bingkai musik ala Funky Kopral," ujar Ilham.

Drive tentang album ketiga


Drive belakangan memang jarang tampil on air di televisi. Rupanya, pencetak hits lagu Melepasmu lagu ini rupanya tengah mempersiapkan album ketiga. Seperti apa? "Fans banyak yang tanya kami kok jarang tampil live di teve. Kami memang sedang sibuk dan konsentrasi bikin album. Rencananya akhir Januari kami akan mengeluarkan album ketiga," tutur Anjie yang diamini peronel Drive. Di album ketiga nanti, Anjie meyakinkan kalau sajian musik Drive akan lebih segar dan matang. Tentu saja masih dengan ciri khas Drive yang kuat pada olah vokal Anjie dan permainan gitar yang menonjol. "Yang pasti album ketiga nanti lebih fresh. Album pertama itu kenaifan kami, album kedua adalah keingintahuan dan album ketiga ini album pematangan," sambung Anjie. Selain meluncurkan album anyar, rencana Drive juga akan meresmikan fans club Drive seluruh Indonesia. "Biar enak nanti untuk mengkoordinasinya. Karena fans Drive yang diluar kota itu sering susah kalau mau berhubungan dengan kami," tutur Anjie.

single terbaru J Rock


J-Rocks akan merilis single terbaru yang dicomot dari lagu lawas berjudul Bingung (Madu dan Racun). Jika versi lama bergenre reggae, J-Rocks melakukan inovasi dengan musik disko.
"Kita buat versi disko. Kalau zaman dulu kan agak reggae. Jadi aransemennya agak beda," tutur vokalis J-Rocks, Iman.
Single tersebut bakal menjembatani J-Rocksmenuju penggarapan album berikutnya. Single yang beken di era-70an itu juga akan disertakan di album kompilasi 40 tahun Aquarius."Lagu ini masuk di album kompilasi 40 tahun Aquarius bersama penyanyi lain. Ada Once juga dan beberapa artis lain yang menyanyikan lagu-lagu jadul (zaman dulu)," jelasnya.
Dalam mengaransemen ulang lagu yang dipopulerkan Bill & Brod itu, J-Rocks tak menemui kesulitan berarti. Bahkan, lagu tersebut telah selesai digarap sejak pertengahan tahun lalu.
"Aku sudah dengar lagunya dari dulu. Jadi tinggal naikkan soul dan memberikan unsur modern ala J-Rocks. Kita juga dibantu Pay dan DJ Romi. Pas kita dengar hasilnya, kita sampai lupa sama lagu aslinya," serunya.

MITHA


Mitha 'The Virgin' kini menjadi artis yang tengah diusung Dhani untuk dipopulerkan. Dhani menilai, Mitha punya segalanya untuk menjadi superstar. Di band bentukan Dhani terbaru, T.R.I.A.D, Dhani secara terang-terangan ingin mengedepankan sosok Mitha "Di sini (T.R.I.A.D) saya lebih mengedepankan superstar baru, Mitha, sebagai vokalis kedua setelah saya. Jadi, di band ini ada front liner juga," terang Dhani. Bukan tanpa alasan Dhani memilih Mitha untuk dipopulerkan. Dhani melihat tiap kali show artis-artis Republik Cinta Manajamen, Mitha selalu mendapatkan sambutan hangat dari para penggemarnya. "Karena di antara personel, yang paling diminta penggemar itu Mitha. Itu secara de facto yah. Soalnya, tiap kali kami manggung banyak yang meneriakkan nama Mitha," sambung pelantun lagu Selir Hati ini. Sosok Mitha di 'The Virgin' memang menjadi perhatian pecinta musik Tanah Air. Selain kualitas vokal dan permainan gitarnya yang menawan, Mitha juga digemari karena penampillannya yang super tomboy dan energik. Lalu bagaimana dengan nasib 'The Virgin' jika Mitha masuk dalam anggota personel T.R.I.A.D? "Semua sesuai dengan porsinya. Saya bilang ke Mitha kalau The Virgin itu tetap nomor satu buat dia, T.R.I.A.D jadi nomor dua," pungkas Dhani.

Ridho 'Slank' main film lagi


Ridho 'Slank' main film lagi setelah film Generasi Biru bersama Slank. Kini ia Ridho mau bermain film Safana karen. Berbeda dengan film Generasi Biru, di film karya sutradara Hornady Setiawan ini, Ridho bermain dengan membaca script dan penghayatan tokoh yang tidak main-main. "Waktu ditawari gue nggak mau, karena tugas gue cuma penata musik di film ini. Tapi gue dipaksa dan akhirnya gue mau. Gue tertarik saat baca skenarionya. Di situ gue harus nangis yang benar-benar nangis. Itu nggak gampang dan itu jadi tantangan tersendiri buat gue," tutur Ridho yang ditemui di acara syukuran film Safana. Selain tak berpengalaman berakting, suami Ony Serojawati ini juga menolak karena jadwal syuting memakan waktu lama. Berbeda jauh saat ia harus bermain musik. "Kalau main musik, dua jam sudah selesai, tapi di film bisa satu bulan," sambung Ridho. Saat menyatakan iya untuk film ini, Ridho pun tak main-main. Belajar akting, mendalami karakter dan mendalami skenario adalah kegiatannya saat ini. "Gue pertama baca script yang benar-benar serius banget. Di sini kan gue jadi petani, jadi gue harus jadi sosok petani. Ya jalannya, cara bicaranya dan bahasa tubuhnya," ujar Ridho. Untungnya, terjunnya Ridho ke dunia layar lebar didukung pula oleh personel Slank lainnya. "Awalnya gue diizinkan cuma satu hari. Tapi gue minta kelonggaran sampai enam hari dan mereka mengerti. Lagipula, selain gue, teman-teman Slank lainnya juga banyak punya proyek sendiri-sendiri kok. Tinggal atur jadwal saja," terang Ridho.