Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Rabu, 30 September 2009

MataDewa


MataDewa adalah band yang diprakarsai oleh dua mantan personel Dewa 19, Erwin Prasetyo dan Wawan Juniarso. Erwin adalah bassis Dewa 19 hingga album ketujuh yang juga pernah memperkuat NuKLa dan Evo, sedangkan Wawan adalah drummer yang berkontribusi pada lahirnya album perdana Dewa 19. Formasi mereka di MataDewa dilengkapi oleh Roby (vokal) dan Yudha (gitar). Berawal dari keinginan Erwin untuk kembali dalam kancah industri musik Indonesia yang disambut oleh Wawan yang kebetulan memiliki keinginan serupa, maka sejak pertengahan hingga akhir tahun 2008, duo ini mulai sibuk merampungkan materi-materi bagi band barunya tersebut. Nama yang dipilih sebagai pelurunya adalah Matadewa, yang diambil dari sebuah singkatan Mantan Anggota Dewa. Dibalik merk tersebut, Erwin dan Wawan sama sekali tidak berpikir untuk mencoba membuka persaingan baru dengan mantan band lamanya. Ini benar-benar murni curahan ekspresi karya yang tulus dengan nafas barunya. Pembentukan Matadewa sendiri tergolong lama. Setelah mengumpulkan materi lagu yang cukup banyak, akhirnya Erwin dan Wawan membuka audisi tertutup untuk mencari vokalis. Sekitar sepuluh dari para calon vokalis masuk pada proses audisi dan akhirnya terpilih Robi, seorang pemuda asal Jawa Barat yang berhak duduk di kursi panas vokalis Mata Dewa.
Tanpa menghabiskan waktu panjang dan berbekal data lagu yang sudah ada, Matadewa segera memasuki dapur rekaman untuk merampungkan karya-karyanya. Dalam waktu kurang lebih tiga bulan termasuk proses mixing dan mastering, akhirnya pada bulan September 2009 maha karya yang diberi titel Matadewa itu pun siap untuk dihidangkan dengan dukungan penuh dari WayBe Music Indonesia.

Selasa, 29 September 2009

The Reunion


Perubahan tidak selamanya membawa dampak negatif. Buktinya, tidak seperti penampilan KLA Project yang selalu melankolis, band yang kini bernama KLA Returns terlihat tampil lebih segar saat memeriahkan even bertajuk The Reunion yang berlangsung di D`Liquid, Makassar, Minggu (27/9) malam. Tampil dengan formasi lengkap, para personel Kla Returns yang diperkuat Katon Bagaskara, Romulo Radjadin (Lilo), dan Adi Adrian, sukses memuaskan rasa penasaran yang umumnya merupakan para peserta reuni dari SMA 1 Makassar dengan penampilan yang lebih enerjik dan bertenaga. Memulai konser sekitar pukul 23.00 Wita, KLA Returns langsung memanaskan suasana dengan sebuah lantunan lagu yang diambil dari album kelima berjudul Terkenang. Lagu pembuka ini pun terbilang sukses dengan mengubah suasana menjadi lebih meriah. “Meskipun kami tidak berasal dari SMA 1 Makassar, namun KLA tidak bakal ada di sini jika tidak ada undangan untuk tampil dalam acara yang sangat spesial kali ini, makanya kami menyiapkan penampilan berbeda untuk kalian semua,” kata Katon yang tampil dengan baju kaos berwarna hitam yang dipadupadankan dengan celana jeans. Seakan ingin membuktikan eksistensi mereka dalam industri musik tanah air, KLA kemudian menebarkan pesona dengan lagu terbaru Someday, khusus untuk lagu ini, Lilo tidak lupa menunjukkan kapabilitasnya dengan memainkan melodi gitar yang atraktif. “Kami berharap agar semua yang hadir malam ini, bisa menjaga alam yang indah ini dengan baik seperti halnya menjaga hubungan antara alumni pada reuni kali ini,” kata Katon seraya kembali melanjutkan konser dengan lagu Pasir Putih. Pada lagu yang diambil dari album ketiga PASIR PUTIH, penonton kembali disuguhkan hal menarik dengan menyaksikan permainan individu dari Hari Goro, drummer pembantu yang mempertontonkan skill drummernya pada pertengahan lagu. Pada konser perdana setelah lebaran ini, KLA kemudian melantunkan lagu secara maraton di antaranya Semoga, Terpurukku di Sini, Meski Telah Jauh, Romansa, Tak Bisa ke Lain Hati, serta lagu yang melejitkan nama mereka berjudul Yogyakarta.

Jumat, 25 September 2009

Juliette Luncurkan Album Kedua di Makassar


Dalam acara yang diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun restoran cepat saji yang ke-30 tahun,di Jl Ratulangi, Makassar, band Juliette hadir kembali dengan memperkenalkan lagu terbaru religinya berjudul Ikhlas, yang diluncurkan dalam album kedua bertajuk HITAM/PUTIH. Acara peluncuran album dikemas dalam buka puasa bersama penggemar, seiring dengan nuansa Ramadhan yang masih terasa kental. Ikhlas dikatakan sebagai satu-satunya judul lagu bernafaskan Islami di album ini sebagai lagu tambahan atau bonus track, karena album itu diluncurkan pada bulan Ramadhan. “Maunya meluncurkan album religi tapi tidak sempat, makanya cuma jadi satu lagu saja,” kata vokalis band ini, Joe, di Makassar. Album pertama band yang terkenal dengan lagu ciptaan Bebi Romeo berjudul Bukannya Aku Takut berhasil mendapatkan penghargaan double platinum setelah berhasil terjual lebih dari 150 ribu keping di 350 store atau seluruh restoran cepat saji KFC di Indonesia pada Juni, 2008. Untuk itu kali ini Juliette berharap album keduanya tersebut dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat dan dapat mendulang sukses seperti album pertamanya. Dalam acara berbuka puasa bersama ini dipergunakan oleh penggemar Juliette di Makassar untuk berinteraksi langsung dengan para personil band dan melakukan foto bersama. Serangkaian lagu dari album terbaru dan album pertama turut memeriahkan acara malam itu, Hitam/Putih, Ikhlas, Karena Kuasa Tuhan, Teman Apa Teman, dan Lagi Terluka membuat penggemar Juliette bergoyang menikmati irama musik.

Letto istirahat sejenak


Vokalis Letto, Noe, menyatakan Letto untuk sementara waktu di-off-kan, setelah melakukan tur Safari Ramadhan di sembilan kota. Keputusan tersebut diambil karena masing-masing personel sibuk, baik urusan keluarga maupun lainnya. Hal sama juga dialami Noe. Saat ini dia harus konsentrasi pada penggarapan film MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK, di mana Noe bertindak sebagai produser. “Memang proyek ini butuh perhatian lebih agar setelah Lebaran dapat syuting,” terangnya. Untuk debut proyek film tersebut, Noe membawa panji Pic(k)Lock Production. Letto sama sekali tidak terlibat. Tak satu lagu pun milik Letto masuk dalam film. “Kita hanya lihat kebutuhan saja. Kita mencoba obyektif. Tidak ada kepentingan Letto di sini. Jadi tidak harus dipaksakan,” pungkas putra Emha Ainun Najib ini.

Freestyle 4 Joko Anwar


Atas aksi nekatnya sutradara JANJI JONI, Joko Anwar, Saykoji akhirnya membuat sebuah lagu yang terinspirasi oleh hal tersebut. Joko Anwar sendiri nekat bugil di sebuah minimarket 24 jam di kawasan Bintaro. Aksi nekat itu dilatarbelakangi oleh janjinya untuk bugil jika follower akun Twitter miliknya mencapai 3000 orang. Karena pengikutnya malah sudah mencapai belasan bahkan puluhan ribu, akhirnya Joko pun menepati janjinya.

Inilah lirik lagu berjudul Freestyle 4 Joko Anwar yang dapat diunduh di blog Saykoji di saykojigratis.blogspot.com.

“Sang sutradara yang tunjukkan arah/ Kemas cerita komedi tragedi prahara/ Abadikan bicara, tangkap amarah../ Tangis dan tawa dalam satu film acara/ Di tengah dunia penuh janji palsu dan tawar/ Dalam gelap malam penuh kelelawar/ Hiasi kenyataan ah seperti mawar/ Telanjang masuk circle k si joko anwar. Janji itu janji jangan dilepaskan/ Jangan lupa, jangan sampai dihempaskan/ Hai elit politik, Joko Anwar pun tegaskan/ Komitmen kuat… malu dilepaskan/ Janji manis kampanye harus ditepati/ Rakyat kecil pun saatnya kau dekati/ Sambil cermati mulut otak sehati../ Apa hanya akal bulus kalian yang terlatih Ya, lahir di Medan memang agak edan/ ‘Janji Joni′, janji Joko bikin segan/ Sutradara mantan jurnalis bukan sembarang/ Masuk pintu otaknya lewat ‘Pintu Terlarang’/ Mungkin sensasi tapi mungkin warisan/ Aksi telanjangnya sebagus film ‘Arisan’/ Di kala ‘Quicky Express’ hanya sebatas fiksi/ I know this nude punya misi punya visi″ Joko sendiri tak malu-malu mengupload foto bugilnya di minimarket itu lewat akun tweetphoto miliknya. Dengan bangga dia menunjukkan keteguhannya menepati janji sambil menuliskan caption pada foto tersebut, “A promise is a promise, Mr. Politicians!

Kamis, 24 September 2009

"Get Married 2"


Slank akan menggarap soundtrack dan scoring untuk film "Get Married 2", sekuel dari film "Get Married" garapan Hanung Bramantyo.Sebelumnya band yang bermarkas di Jalan Potlot itu juga terlibat dalam penggarapan soundtrack film pertama, dimana mereka sukses berduet dengan Nirina Zubir dalam lagu "Pandangan Pertama".Berbeda dengan scoring dalam film sebelumnya, kali ini Slank lebih banyak mengambil potongan-potongan lagu Slank yang lama. Mereka juga membuat dua lagu baru bertajuk "Cinta Kita" Dan "Piss" khusus untuk proyek ini. Slank juga akan berduet dengan Nirina lagi, hanya saja gaya dan lagunya tak lagi centil karena menyesuaikan dengan kondisi Nirina yang tengah berbadan dua.

bondan in International Blues Festival 2009


Eksistensi Bondan Prakoso dalam bermusik memang tak perlu diragukan lagi, bersama Fade 2 Black, ia telah merilis 2 album yang akan segera dilanjutkan dengan rilisan album ke-3nya. Karena eksistensinya itulah, Bondan Prakoso dan Fade 2 Black juga akan menjadi salah satu head-line event berskala internasional, Jakarta International Blues Festival 2009. Event yang akan dibuka langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo tersebut rencananya akan digelar pada 7 November 2009 mendatang, namun Bondan sendiri telah dipastikan menjadi salah satu bintang yang tampil bersama banyak musisi kelas dunia. “Soal jadwal manggung, kita segera ikut Jakarta International Blues Festival 2009. Tempatnya kalau nggak salah di Jakarta Convention Center ya, kira-kira awal bulan November ini,” ungkap Blend, sang manajer. “Kalau jazz kan ada Java Jazz Festival, nah kalau Blues Festival ini adalah tempatnya para musisi blues tanah air dan luar negeri untuk tampil bersama,” tambahnya. “Musisi dan band luar negeri datang, saya belum tahu line up resminya, tapi yang jelas kita sudah di-confirm untuk manggung di sana,” terangnya kemudian. Sementara, soal jadwal manggung yang libur bertepatan dengan bulan puasa, Blend mengaku baru akan ada jadwal manggung bagi Bondan setelah Lebaran. “Bulan depan kita mulai jalan lagi, ada jadwal yang sudah menunggu. Kita show ke beberapa kota di Jawa Tengah, sementara ini libur dulu karena masih konsen mixing album,” pungkasnya. Jakarta International Blues Festival 2009 sendiri rencananya akan mengusung tema ‘Semangat Jakarta sebagai ibu kota blues Asia Tenggara’. Beberapa musisi luar negeri yang diperkirakan akan tampil antara lain, Cuby & The Blizzard (Belanda), DoGaido (Jepang) serta Blues Train (Singapura).