Band beraliran rock alternatif, Volts Band yang diawaki Lani Leyli (vokal), Ones (gitar), dan Vetto (bas) kini gencar promo single “Fatamorgana” yang sebetulnya sudah rilis, Juli lalu.
Saat ditanya apa yang membuat band ini istimewa dibandingkan lainnya,
mereka tak berbicara banyak. Pasalnya, dari sekilas orang melihat ada
yang berbeda dengan vokalis band ini. Ones pun hanya memberi kode dengan
memicingkan mata ke arah Lani, dan disambut tawa yang lainnya.
Akhirnya Lani yang pertama angkat bicara, “Aku memang gak pernah merasa jadi orang Indonesia, aku cuma tahunya gini doang. Tapi seru juga sih. Buat aku kan enggak aneh, memang begini.”
Vetto mengaku, kehadiran sosok Lani yang bule menjadi jualan bandnya.” Kita ngelihatnya itu memang selling point,” akunya.
Lebih lanjut Lani menjelaskan, kehadiran dirinya memberikan keuntungan
lain dari bandnya, sehingga lebih mudah diingat. “Jadi orang ingat
Volts, ‘Oh itu yang ada bulenya ya, hahaha’. Kalau vokalis bule memang
(cuma) kita,” ungkapnya.
Vetto mengklaim, bandnya pertama kali mengusung vokalis bule. ”Kalau yang lain ada, tapi mungkin Indo ya,” jelasnya.
“Kalau Indo banyak ya, tapi kalau bule impor belum, hahaha,” sambut Lani.
Mereka juga menjelaskan, debut single “Fatamorgana” masih mengeksploitasi cinta, harapan palsu, dan kekecewaan.
“Yang orang dipikir indah awalnya, namun tidak demikian kenyatannya. Ini
angkat tentang cinta. Seorang cewek yang mendapat janji-janji manis
dari cowok tapi enggak begitu,” tandas Lani yang suka menyanyi sejak
umur empat tahun itu.
Selasa, 30 Oktober 2012
Larocca Vs Armada
Perseteruan band Larocca dan Armada masih berlanjut. Menurut Larocca,
pihaknya masih memperkarakan kasus jiplak lagu yang dilakukan Armada,
dan tengah memersiapkan kembali sebuah tuntutan.
Sebelumnya, grup band Armada telah mengambil lagu Larocca berjudul "Pemilik Hati". Band yang dimotori Rico (vokal), Rizqo (gitar), dan Shera (drum) itu telah melakukan somasi terhadap Armada, namun tidak digubris. Kasus inipun seakan telah menghilang. Namun, Larocca memastikan masalah itu belum selesai dan masih akan berlanjut.
"Belum selesai sih, masih panjang, alot. Sekarang kan hukum bisa dibalik, kita lagi nyari yang sebenarnya. Kita minta perkuat sama orang-orang KCI, Polda. Kasus ini masih berlanjut sampai kapanpun," ujar Rio
Lebih lanjut Rio mengungkapkan, pihaknya memilih menunda sementara waktu kasus tersebut. Menurut Rio, mereka menerima beberapa masukan dari orang-orang sekitarnya agar tidak terlalu terburu-buru memainkan kasusnya.
"Ada yang bilang tahan dulu, soalnya takut mereka lebih menyerang dengan yang lebih kuat. Makanya kita lagi siapkan semuanya. Baru sekali kita keluar, habis itu enggak main-main lagi. Sudah 50 persen ke atas kasusnya, tapi kita target sebelum album kita keluar," tutup Rio.
Sebelumnya, grup band Armada telah mengambil lagu Larocca berjudul "Pemilik Hati". Band yang dimotori Rico (vokal), Rizqo (gitar), dan Shera (drum) itu telah melakukan somasi terhadap Armada, namun tidak digubris. Kasus inipun seakan telah menghilang. Namun, Larocca memastikan masalah itu belum selesai dan masih akan berlanjut.
"Belum selesai sih, masih panjang, alot. Sekarang kan hukum bisa dibalik, kita lagi nyari yang sebenarnya. Kita minta perkuat sama orang-orang KCI, Polda. Kasus ini masih berlanjut sampai kapanpun," ujar Rio
Lebih lanjut Rio mengungkapkan, pihaknya memilih menunda sementara waktu kasus tersebut. Menurut Rio, mereka menerima beberapa masukan dari orang-orang sekitarnya agar tidak terlalu terburu-buru memainkan kasusnya.
"Ada yang bilang tahan dulu, soalnya takut mereka lebih menyerang dengan yang lebih kuat. Makanya kita lagi siapkan semuanya. Baru sekali kita keluar, habis itu enggak main-main lagi. Sudah 50 persen ke atas kasusnya, tapi kita target sebelum album kita keluar," tutup Rio.
Musikimia minus piyu
Piyu tak dilibatkan oleh personel Padi lainnya membuat proyek band
bernama Musikimia yang di manajeri oleh gitaris Ari. Band ini
beranggotakan Yoyok, Rindra, Fadly, dan Steven Santoso.
Yoyok menuturkan, single akan segera meluncur dari band baru mereka.
"Insya Allah bulan depan rilis single," terang Yoyok saat bersama Ari
Ari yang menjadi gitaris Padi ini sengaja memilih berdiri di belakang layar. Katanya, dia ingin mencoba hal yang baru.
"Coba hal baru saja, kan kayaknya sudah cukup saya 15 tahun ada di grup band besar bernama Padi, juga untuk mengembangkan diri," jelas Ari.
Yoyok menjelaskan Musikimia berbeda dengan Padi karena mereka hanya menggunakan satu gitaris saja. Band ini nantinya akan membawa lagu dan meng-cover lagu milik musisi lain.
"Album sedang proses cuma single yang akan kita keluarkan dulu, paling cepat bulan depan," tandasnya.
Yoyok menuturkan, single akan segera meluncur dari band baru mereka.
"Insya Allah bulan depan rilis single," terang Yoyok saat bersama Ari
Ari yang menjadi gitaris Padi ini sengaja memilih berdiri di belakang layar. Katanya, dia ingin mencoba hal yang baru.
"Coba hal baru saja, kan kayaknya sudah cukup saya 15 tahun ada di grup band besar bernama Padi, juga untuk mengembangkan diri," jelas Ari.
Yoyok menjelaskan Musikimia berbeda dengan Padi karena mereka hanya menggunakan satu gitaris saja. Band ini nantinya akan membawa lagu dan meng-cover lagu milik musisi lain.
"Album sedang proses cuma single yang akan kita keluarkan dulu, paling cepat bulan depan," tandasnya.
Vklip ala Lyla
Grup band Lyla yang diawaki Naga (vokal), Fare (gitar), Dharma (piano,
keyboard), Dennis (bass) dan Ame (drum) hari ini sibuk menggarap video
klip dari single "Dengan Hati".
"Hari ini syuting video klip "Dengan Hati", single baru dan bridging (jembatan) album ketiga. Akhirnya keluarin single ini dulu. Biar enggak terlalu lama jeda," tutur Naga di sela syuting klipnya
Dalam video klipnya, personel Lyla melibatkan anak-anak dari panti asuhan sebagai modelnya. Untuk menggarapannya, Lyla dibantu oleh sutradara cantik, Renny Fernandez.
"Kita ngundang anak kecil dari panti asuhan, kita ajakin main bareng. Kasih hiburan sama mereka biar senang," timpal Fare.
Personel Lyla sendiri, khususnya Naga kebetulan sangat menyukai anak kecil, walau harus ekstra sabar menghadapi bocah imut.
"Sebenarnya aku suka sama anak-anak kecil. Bisa main sama anak-anak tadi ya, sambil belajar juga. Sama anak-anak harus sabar. Satu harus sabar, sebetulnya anak-anak juga bisa diajak kreativitas. Pas lagi akting sambil ngarahin mereka," ujar pemilik album Yang Tak Terlupakan (2008), dan Lebih Dari Bintang (2010) itu.
"Hari ini syuting video klip "Dengan Hati", single baru dan bridging (jembatan) album ketiga. Akhirnya keluarin single ini dulu. Biar enggak terlalu lama jeda," tutur Naga di sela syuting klipnya
Dalam video klipnya, personel Lyla melibatkan anak-anak dari panti asuhan sebagai modelnya. Untuk menggarapannya, Lyla dibantu oleh sutradara cantik, Renny Fernandez.
"Kita ngundang anak kecil dari panti asuhan, kita ajakin main bareng. Kasih hiburan sama mereka biar senang," timpal Fare.
Personel Lyla sendiri, khususnya Naga kebetulan sangat menyukai anak kecil, walau harus ekstra sabar menghadapi bocah imut.
"Sebenarnya aku suka sama anak-anak kecil. Bisa main sama anak-anak tadi ya, sambil belajar juga. Sama anak-anak harus sabar. Satu harus sabar, sebetulnya anak-anak juga bisa diajak kreativitas. Pas lagi akting sambil ngarahin mereka," ujar pemilik album Yang Tak Terlupakan (2008), dan Lebih Dari Bintang (2010) itu.
ran
RAN yang diawaki Rayi, Asta, dan Nino kini tengah sibuk mempersiapkan album keempat yang dijadwalkan rilis pada 2013.
Rayi yang ditemui media tadi siang di acara bersih-bersih area Taman Langsa, Barito, Kemayoran baru, mengatakan albumnya sudah rampung 70 persen.
"Insya Allah tahun depan keluar. Sudah 70 persen," kata Rayi
Di album baru RAN akan lebih dewasa ketimbang album sebelumnya. Maklum, kata Rayi, faktor umur mempengaruhi album berikutnya.
"Dari yang kita rasain bedanya yang album sekarang lebih dewasa banget dibanding tiga album sebelumnya. Tema dan lirik kita lebih perhatikan bobotnya. Karena kalau kita lihat di tiga album sebelumnya temanya bisa dibilang cukup cetek ya. Masalah cintanya juga yang dipermukaan. Kita lebih mendalam dan berbobot karena masalah umur yang bertambah juga ya, jadi pengalaman hidupnya lebih banyak," bebernya.
Sedangkan untuk penampilan, tidak ada perubahan pada setiap personelnya. RAN akan terus memainkan warna seperti album sebelumnya.
"Enggak banyak berubah sih. Kita karena suka warna jadi masih akan terus pakai warna. Tapi mungkin auranya lebih ke situ," tandasnya.
Rayi yang ditemui media tadi siang di acara bersih-bersih area Taman Langsa, Barito, Kemayoran baru, mengatakan albumnya sudah rampung 70 persen.
"Insya Allah tahun depan keluar. Sudah 70 persen," kata Rayi
Di album baru RAN akan lebih dewasa ketimbang album sebelumnya. Maklum, kata Rayi, faktor umur mempengaruhi album berikutnya.
"Dari yang kita rasain bedanya yang album sekarang lebih dewasa banget dibanding tiga album sebelumnya. Tema dan lirik kita lebih perhatikan bobotnya. Karena kalau kita lihat di tiga album sebelumnya temanya bisa dibilang cukup cetek ya. Masalah cintanya juga yang dipermukaan. Kita lebih mendalam dan berbobot karena masalah umur yang bertambah juga ya, jadi pengalaman hidupnya lebih banyak," bebernya.
Sedangkan untuk penampilan, tidak ada perubahan pada setiap personelnya. RAN akan terus memainkan warna seperti album sebelumnya.
"Enggak banyak berubah sih. Kita karena suka warna jadi masih akan terus pakai warna. Tapi mungkin auranya lebih ke situ," tandasnya.
Burgerkill tentang musik Underground
Musik underground selama ini selalu dianggap sebagai musik yang brutal
dan berbahaya bagi penonton. Namun, Burgerkill ingin menepis semua
komentar tersebut.
Salah satu band underground asal Bandung yang sudah aktif sejak 1995, Burgerkill menilai musik lain juga bisa berbahaya jika konser tidak disiapkan betul oleh promotor.
“Kita enggak tahu ya, kenapa, padahal kita kalau manggung emang selalu brutal tapi penontonnya aman-aman aja. Mungkin emang kelihatannya keras gitu padahal musik lain juga ada yang meninggal dan segala macem,” ungkap Vicky, vokalis Burgerkill saat jumpa pers pergelaran Soundrenaline 2012 di Beer Garden, Jakarta,
Ramdan, sang bassis juga menambahkan bahwa mereka senang karena musik underground saat ini sudah bisa naik ke permukaan. Menurutnya semakin banyak juga acara-acara yang memfasilitasi perkembangan musik tersebut.
“Bagus sekali. Memang sudah layaklah dengan perkembangan musik ekstrim dan sekarang banyak banget yang memfasilitasi. Itu bagus," ujarnya.
Salah satu band underground asal Bandung yang sudah aktif sejak 1995, Burgerkill menilai musik lain juga bisa berbahaya jika konser tidak disiapkan betul oleh promotor.
“Kita enggak tahu ya, kenapa, padahal kita kalau manggung emang selalu brutal tapi penontonnya aman-aman aja. Mungkin emang kelihatannya keras gitu padahal musik lain juga ada yang meninggal dan segala macem,” ungkap Vicky, vokalis Burgerkill saat jumpa pers pergelaran Soundrenaline 2012 di Beer Garden, Jakarta,
Ramdan, sang bassis juga menambahkan bahwa mereka senang karena musik underground saat ini sudah bisa naik ke permukaan. Menurutnya semakin banyak juga acara-acara yang memfasilitasi perkembangan musik tersebut.
“Bagus sekali. Memang sudah layaklah dengan perkembangan musik ekstrim dan sekarang banyak banget yang memfasilitasi. Itu bagus," ujarnya.
Tentang Once
Entah seperti apa karakter band GIGI jika Once jadi frontman mereka, pastinya sih tetap keren, gak kalah dengan karakter vokalis Armand Maulana yang begitu kuat.
Adalah bekas gitaris Gigi, Baron, yang memberikan bocoran kalau Once pernah diincer untuk jadi vokalis band yang mulai masuk industri pada 1994 itu.
Sebelum mereka berdua beraksi bersama personel band lainnya memeriahkan ulang tahun penyanyi Meta Amalia di Back Stage Ancol, baru-baru ini. Tiba-tiba, Baron nyeletuk "Mungkin banyak yang belum tahu, dulu Once sebetulnya yang mau jadi vokalisnya GIGI."
Once yang berada disebelahnya langsung menyambut "Dulu belum ada hape, jadi hubunginnya susah."
Setelah membuka dengan omongan santai, mereka langsung menghentak panggung dengan lagu-lagu rock asing maupun yang pernah dipopulerkan oleh Dewa 19.
Lagu-lagu yang melantun malam itu, di antaranya "Cemburu" (Dewa 19), "Whole Lotta Love" (Led Zeppellin), dan masih banyak lagi. Metta juga diberi kesempatan berduet dengan Once membawaka lagu "Aku Mau".
Meta yang berada di panggung merasa senang bisa berduet dengan idolanya."Senangnya luar biasa, saya sudah lama nge-fans sama Once. Bangga bisa tampil dengan idola saya," katanya.
Musisi lain yang ikut memeriahkan ulang tahun Meta, yakni Yuke, Noe "Letto", John Paul Ivan. Mereka nge-jam secara bergantian.
Adalah bekas gitaris Gigi, Baron, yang memberikan bocoran kalau Once pernah diincer untuk jadi vokalis band yang mulai masuk industri pada 1994 itu.
Sebelum mereka berdua beraksi bersama personel band lainnya memeriahkan ulang tahun penyanyi Meta Amalia di Back Stage Ancol, baru-baru ini. Tiba-tiba, Baron nyeletuk "Mungkin banyak yang belum tahu, dulu Once sebetulnya yang mau jadi vokalisnya GIGI."
Once yang berada disebelahnya langsung menyambut "Dulu belum ada hape, jadi hubunginnya susah."
Setelah membuka dengan omongan santai, mereka langsung menghentak panggung dengan lagu-lagu rock asing maupun yang pernah dipopulerkan oleh Dewa 19.
Lagu-lagu yang melantun malam itu, di antaranya "Cemburu" (Dewa 19), "Whole Lotta Love" (Led Zeppellin), dan masih banyak lagi. Metta juga diberi kesempatan berduet dengan Once membawaka lagu "Aku Mau".
Meta yang berada di panggung merasa senang bisa berduet dengan idolanya."Senangnya luar biasa, saya sudah lama nge-fans sama Once. Bangga bisa tampil dengan idola saya," katanya.
Musisi lain yang ikut memeriahkan ulang tahun Meta, yakni Yuke, Noe "Letto", John Paul Ivan. Mereka nge-jam secara bergantian.
Langganan:
Postingan (Atom)






