Penyanyi Rio Febrian disibukkan dengan penggarapan album terbaru yang mendaur ulang lagu-lagu lawas.
Rio tak sendiri, dia akan berduet dengan penyanyi cewek pendatang baru bernama Margareth.
"Album
semuanya lagu recycle, 10 lagu era 80-90an, seperti rekap lagi
lagu-lagu era keemasan musik Indonesia, biar warnanya baru. Ada 'Karisma
Cinta', 'Angin Malam', 'Mimpi Sedih', kebanyakan cipt Odie Agam," kata
Rio
Rio punya alasan ingin menyanyikan kembali lagu-lagu kenangan.
"Ini
lagu-lagu 80-an sama 90-an awal banget, karena era itu gue juga
mendengarkan dan nyanyiin juga, gue merasa lagu-lagu era itu cocok buat
akrakter suara gue, seneng juga, kejasama sama Pay, aransemen dikit
banget," kata rio.
Single yang keluar pertama, kata Rio, lagu “Karisma Cinta” yang akan segera dibuat video klipnya.
“Video
klip karena ini menceritakan cinta, jadi simpel, akan lipsing berdua
sama Margareth, akan ada stock shoot, cinta itu bukan hubungan antara
cowok cewek saja, tapi universal,” ungkapnya.
Minggu, 30 September 2012
wali kena bajak
Wali dituding menjiplak lagu musisi Kamboja berjudul “Chob Paroy”,
mereka pun berniat untuk menemui musisi bernama Keo Veasna tersebut.
Pasalnya, Wali merasa bahwa mereka lah yang telah menjiplak.
"Kami ingin sangat ingin bertemu langsung dengan mereka. Sekarang masih kami rencanakan," kata Faank,
Wali sendiri mengaku ikhlas dengan plagiat yang dilakukan Keo Veasna. Tapi tidak juga tidak menghalangi jika ada yang mau menuntut. Yang pasti, Wali menyayangkan hal tersebut.
Faank mengaku heran kenapa lagu bandnya yang dijiplak, padahal masih banyak band lain yang lebih besar dari Wali. Bukan berarti Wali bangga dengan plagiat lagu tersebut.
"Seharusnya yang dijiplak band-band yang bagus malah kita yang dijiplak padahal di Indonesia masih banyak yang bagus. Bukan kebanggaan kami tapi kami berharap itu kebanggaan bangsa Indonesia dibalik kekurangan kami," kata Faank
"Kami ingin sangat ingin bertemu langsung dengan mereka. Sekarang masih kami rencanakan," kata Faank,
Wali sendiri mengaku ikhlas dengan plagiat yang dilakukan Keo Veasna. Tapi tidak juga tidak menghalangi jika ada yang mau menuntut. Yang pasti, Wali menyayangkan hal tersebut.
Faank mengaku heran kenapa lagu bandnya yang dijiplak, padahal masih banyak band lain yang lebih besar dari Wali. Bukan berarti Wali bangga dengan plagiat lagu tersebut.
"Seharusnya yang dijiplak band-band yang bagus malah kita yang dijiplak padahal di Indonesia masih banyak yang bagus. Bukan kebanggaan kami tapi kami berharap itu kebanggaan bangsa Indonesia dibalik kekurangan kami," kata Faank
Rhythm Revival Soundrenaline 2012
Hajatan musik akbar Soundrenaline siap digelar di Surabaya.
Soundrenaline 2012 ini merupakan tahun ke-10 yang diadakan sejak Tahun
2002 silam. Tujuan konser ini adalah sebagai titik temu musisi nasional.
Menurut Hartawan Adi Kusuma, Brand Manager A Mild PT HM Sampoerna Tbk, sebagai pihak penyelenggara, Soundrenaline 2012 ini menjadi festival yang apresional. Selain menyuguhkan penampilan yang spektakuler, hajatan musik ini juga menampilkan mutu sound system dan tata cahaya yang berkualitas.
"Soundernaline konsisten menjadi simbiol festival musik yang mengapresiasi musisi nasional. Dengan bangga kami menyelenggarakan Road To Soundernaline 2012 di Surabaya yang memberi kesempatan bagi musisi papan atas serta band baru berbakat," kata Hartawan dalam keterangan persnya
Sebelumnya, diadakan dulu acara Road to Soundrenaline yang menampilkan beberapa musisi papan atas Inonesia, antara lain Slank, Andra & The Backbone, PAS Band, Netral, Dead Squad dan Superman Is Dead.
"Diisi pula beberapa band finalis Wanted 2012 yaitu band asal Surabaya, The Atomic, Bandung Friday & Victoria Yogyakarta Karnaluna," ungkapnya.
Festival musik Road To Soundernaline sendiri akan diadakan pada 29 September sekira pukul 14.00 WIB, Dilapangan Kenjeran Park. Hari ini sejumlah musisi yang akan tampil di Soundrenaline 'Rhythm Revival' diarak keliling Kota Pahlawan menggunakan mobil terbuka sambil diiringi para pengendara klub sepeda motor.
Menurut Hartawan Adi Kusuma, Brand Manager A Mild PT HM Sampoerna Tbk, sebagai pihak penyelenggara, Soundrenaline 2012 ini menjadi festival yang apresional. Selain menyuguhkan penampilan yang spektakuler, hajatan musik ini juga menampilkan mutu sound system dan tata cahaya yang berkualitas.
"Soundernaline konsisten menjadi simbiol festival musik yang mengapresiasi musisi nasional. Dengan bangga kami menyelenggarakan Road To Soundernaline 2012 di Surabaya yang memberi kesempatan bagi musisi papan atas serta band baru berbakat," kata Hartawan dalam keterangan persnya
Sebelumnya, diadakan dulu acara Road to Soundrenaline yang menampilkan beberapa musisi papan atas Inonesia, antara lain Slank, Andra & The Backbone, PAS Band, Netral, Dead Squad dan Superman Is Dead.
"Diisi pula beberapa band finalis Wanted 2012 yaitu band asal Surabaya, The Atomic, Bandung Friday & Victoria Yogyakarta Karnaluna," ungkapnya.
Festival musik Road To Soundernaline sendiri akan diadakan pada 29 September sekira pukul 14.00 WIB, Dilapangan Kenjeran Park. Hari ini sejumlah musisi yang akan tampil di Soundrenaline 'Rhythm Revival' diarak keliling Kota Pahlawan menggunakan mobil terbuka sambil diiringi para pengendara klub sepeda motor.
tentang album baru afgan
Penyanyi Afgan mengaku, dirinya sudah tak sabar merilis album baru. Pasalnya, selama ini dia selalu terbentur jadwal kuliahnya.
"Karena sudah mau selesai enam bulan lagi, sekarang saya sudah berani meluncurkan album baru, sebentar lagi akan keluar albumnya. Jadi saya ready to be back, jadi full time singer, semangat berkarya," ujar Afgan
Meski tidak sering, Afgan masih menyempatkan diri bernyanyi. Hampir setiap pekan dia selalu ke Jakarta untuk menerima pekerjaan.
"Saya masih nyanyi-nyanyi saja, di Malaysia 1,5 tahun, kegiatan saya tiap minggu pasti ke Jakarta, enggak hilang juga. Masih nyanyi, tapi enggak sesering dulu, saya milih-milih job nyanyi," paparnya.
Pelantun "Panah Asmara" itu mengaku merasa keberatan jika meninggalkan dunia tarik suara. Namun karena harus kuliah, dia selektif menerima pekerjaan.
"Pasti, karena sudah biasa dengan gaya hidup yang nyanyi, kerja. Terus harus selektif nerima kerjaan dan kuliah memang berat dalam hati, tapi karena ini pilihan saya jadi harus jalani. Setelah kuliah banyak yang mau dicapai lebih lagi," tandasnya.
"Karena sudah mau selesai enam bulan lagi, sekarang saya sudah berani meluncurkan album baru, sebentar lagi akan keluar albumnya. Jadi saya ready to be back, jadi full time singer, semangat berkarya," ujar Afgan
Meski tidak sering, Afgan masih menyempatkan diri bernyanyi. Hampir setiap pekan dia selalu ke Jakarta untuk menerima pekerjaan.
"Saya masih nyanyi-nyanyi saja, di Malaysia 1,5 tahun, kegiatan saya tiap minggu pasti ke Jakarta, enggak hilang juga. Masih nyanyi, tapi enggak sesering dulu, saya milih-milih job nyanyi," paparnya.
Pelantun "Panah Asmara" itu mengaku merasa keberatan jika meninggalkan dunia tarik suara. Namun karena harus kuliah, dia selektif menerima pekerjaan.
"Pasti, karena sudah biasa dengan gaya hidup yang nyanyi, kerja. Terus harus selektif nerima kerjaan dan kuliah memang berat dalam hati, tapi karena ini pilihan saya jadi harus jalani. Setelah kuliah banyak yang mau dicapai lebih lagi," tandasnya.
35 Tahun Berkarya Harvey Malaiholo
PENYANYI kawakan Harvey Malaiholo membuktikan masih menjadi salah satu penyanyi terbaik di Tanah Air.
Saat menggelar konser “35 Tahun Berkarya Harvey Malaiholo - Tetaplah Bersamaku” di Plenarry Hall, Jakarta Convention
Centre, Jakarta Selatan, Kamis (27/9) malam, Harvey berhasil membuai penonton.
Membuka penampilan dengan melantunkan lagu "Terima Kasih Cinta", pria berusia 50 tahun ini langsung membuat sekitar dua ribu orang yang menyaksikan konsernya terhenyak.
Suara melankolis Harvey berpadu dengan iringan musik orkestra dan piano yang dimainkan oleh komposer Andi Rianto mampu membuat penonton terkesima dan bernyanyi sejak bait pertama lagu tersebut dimainkan.
Selanjutnya, lagu "Dara", "Kisah Kehidupan", "Kekasih" dan "Pengertian" mengucur deras dari bibir penyanyi yang dijuluki sebagai 'macan festival' tersebut. Masih lekang dalam ingatan, Harvey pernah menyingkirkan diva pop Amerika Serikat, Celine Dion dalam sebuah festival musik internasional.
Bahkan, Bob Tutupoly secara khusus menyampaikan pujian sekaligus penghargaan kepada Harvey karena sudah berjuang keras untuk mengharumkan nama bangsa lewat lagu-lagu yang dinyanyikannya saat mengikuti festival.
"Saya
bangga dengan Harvey Malaiholo, dialah penyanyi yang sudah berhasil
mengharumkan bangsa Indonesia lewat berbagai festival musik yang
diikutinya, Harvey tak pernah pulang tanpa gelar," puji Bob usai
menyanyikan lagu "Aku Sadari" milik Harvey.
Bob Tutupoly menjadi salah satu pengisi acara dalam konser 35 tahun
bermusik Harvey. Penyanyi Mike Mohede juga sempat tampil membawakan lagu
"Sesal" disusul boyband SM*SH yang tampil langsung bersama Harvey
membawakan lagu "Berdua", "Katakan" dan "Indonesia Jaya".
Lagu "Di Ujung Rindu", "Mau Tak Mau", "Permata Hatiku", "Jera", "Meniti Pagi", "Kusadari", serta "Asmara" menbahana di atas panggung. Penonton pun dibuat larut dengan suasan nostalgia dengan lagu-lagu yang dibawakan bapak dua anak ini.
Total, ada sekitar 22 lagu dari kumpulan “Harvey Greatest Songs” yang dibawakan Harvey dalam konser tunggal keduanya itu. Sebelumnya, Harvey pernah menggelar konser tunggal 10 tahun silam di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan.
Sebagai penutup, Harvey melantunkan lagu "Meniti Pelangi" yang sekaligus mengakhiri perayaan 35 tahun karier bermusik Harvey di pentas musik Tanah Air.
"Tetaplah bersamaku, karena saya sangat membutuhkan dukungan dari kalian semua, karena tanpa kalian semua saya tidak akan bisa berdiri di sini,” tutup Harvey sebelum turun pentas.
Centre, Jakarta Selatan, Kamis (27/9) malam, Harvey berhasil membuai penonton.
Membuka penampilan dengan melantunkan lagu "Terima Kasih Cinta", pria berusia 50 tahun ini langsung membuat sekitar dua ribu orang yang menyaksikan konsernya terhenyak.
Suara melankolis Harvey berpadu dengan iringan musik orkestra dan piano yang dimainkan oleh komposer Andi Rianto mampu membuat penonton terkesima dan bernyanyi sejak bait pertama lagu tersebut dimainkan.
Selanjutnya, lagu "Dara", "Kisah Kehidupan", "Kekasih" dan "Pengertian" mengucur deras dari bibir penyanyi yang dijuluki sebagai 'macan festival' tersebut. Masih lekang dalam ingatan, Harvey pernah menyingkirkan diva pop Amerika Serikat, Celine Dion dalam sebuah festival musik internasional.
Bahkan, Bob Tutupoly secara khusus menyampaikan pujian sekaligus penghargaan kepada Harvey karena sudah berjuang keras untuk mengharumkan nama bangsa lewat lagu-lagu yang dinyanyikannya saat mengikuti festival.
Lagu "Di Ujung Rindu", "Mau Tak Mau", "Permata Hatiku", "Jera", "Meniti Pagi", "Kusadari", serta "Asmara" menbahana di atas panggung. Penonton pun dibuat larut dengan suasan nostalgia dengan lagu-lagu yang dibawakan bapak dua anak ini.
Total, ada sekitar 22 lagu dari kumpulan “Harvey Greatest Songs” yang dibawakan Harvey dalam konser tunggal keduanya itu. Sebelumnya, Harvey pernah menggelar konser tunggal 10 tahun silam di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Selatan.
Sebagai penutup, Harvey melantunkan lagu "Meniti Pelangi" yang sekaligus mengakhiri perayaan 35 tahun karier bermusik Harvey di pentas musik Tanah Air.
"Tetaplah bersamaku, karena saya sangat membutuhkan dukungan dari kalian semua, karena tanpa kalian semua saya tidak akan bisa berdiri di sini,” tutup Harvey sebelum turun pentas.
inbox awards 2012
UNTUK kelima kalinya, SCTV menggelar ajang penghargaan "Inbox Awards".
Disiarkan langsung dari Pulogadung Trade Center (PTC) Jakarta Timur, Jumat (28/9), sederet penghargaan telah dibagikan kepada para insan berbakat di jagad hiburan.
Berikut ini daftar para pemenangnya:
- Penyanyi Cilik Paling Inbox: Coboy Junior
- Pendatang Baru Paling Inbox: Blink
- Penyanyi Solo Pria Paling Inbox: Afgan
- Penyanyi Solo Wanita Paling Inbox: Syahrini
- Boyband Paling Inbox: SM*SH
- Girlband Paling Inbox: Cherrybelle
- Duo Paling Inbox: The Virgin
- Pasangan Paling Inbox: Uya Kuya dan Astrid
- Penampilan Paling Inbox: SM*SH
- Video Klip Paling Inbox: Dara (Ariel)
- Host Paling Inbox: Andhika Pratama
- Lokasi Paling Inbox: Pasar Modern Karawaci
- Kombi Paling Inbox: Nunchaku
- Magic Box Paling Inbox: Cinta Kuya
- Chef Ajib Paling Inbox: Billy
- Fanbase Paling Inbox: Smashblast
Disiarkan langsung dari Pulogadung Trade Center (PTC) Jakarta Timur, Jumat (28/9), sederet penghargaan telah dibagikan kepada para insan berbakat di jagad hiburan.
Berikut ini daftar para pemenangnya:
- Penyanyi Cilik Paling Inbox: Coboy Junior
- Pendatang Baru Paling Inbox: Blink
- Penyanyi Solo Pria Paling Inbox: Afgan
- Penyanyi Solo Wanita Paling Inbox: Syahrini
- Boyband Paling Inbox: SM*SH
- Girlband Paling Inbox: Cherrybelle
- Duo Paling Inbox: The Virgin
- Pasangan Paling Inbox: Uya Kuya dan Astrid
- Penampilan Paling Inbox: SM*SH
- Video Klip Paling Inbox: Dara (Ariel)
- Host Paling Inbox: Andhika Pratama
- Lokasi Paling Inbox: Pasar Modern Karawaci
- Kombi Paling Inbox: Nunchaku
- Magic Box Paling Inbox: Cinta Kuya
- Chef Ajib Paling Inbox: Billy
- Fanbase Paling Inbox: Smashblast
Membentang Sayap
Dedengkot reggae Tony Q, mengusung konsep beda untuk album kesembilannya, Membentang Sayap. Tony merilis album barunya dalam bentuk gelang USB.
Konsep ini sepertinya menjadi hal yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Tony mengaku sengaja mengambil ide ini agar menjadi sebuah inovasi baru dan istimewa bagi penggemarnya.
"Kalau dari segi USB ini menarik. Sebetulnya saya gaptek. Saat itu saya punya flashdisc terus ngomongin album. Kita pikir, 'Wah kenapa enggak dibikin USB saja dalam bentuk gelang'. Gelang ini istimewa, ini memang untuk fashion, tapi istimewa karena ada albumnya. Ada video klip, lagu, biografi, ring back tone," ujar Tony dalam
Pelantun "Lukisan Cinta" ini mengatakan, dia tidak takut jika albumnya dibajak orang lain. Pasalnya, isi album dapat dengan mudah di-copy. Menurutnya, orang yang telah melakukan pembajakan bisa memiliki lagunya, namun tidak gelangnya.
"Mau dengan model apapun tetap saja bisa dimaling. Menurut kita, kalau bajak itu enggak mungkin menyetop. Paling tidak kita buat inovasi tapi bukan untuk dibajak. Gelang ini adalah sebuah kebanggaan bagi kawan-kawan apalagi ada isi lagunya. Kalau dibajak tapi mereka enggak punya gelangnya cuma punya lagunya. Kalau soal bajakan saya enggak pernah khawatir, soalnya rejeki kan enggak ke mana," ungkapnya.
Album ini terdiri dari sembilan lagu yaitu "Membentang Sayap", "Hypocrite", "Ngopi Pagi Ini", "Sisa Arak", "Haleluya, Alhamdullilah", "Puas Kan Lah", "Mental Kere", "Mencintai Mu (salam salom)", dan "Taman Surgawi". Gelang USB dijual dengan Rp110 ribu di basecamp Tony Q dan Warung Apresiasi, Bulungan.
Konsep ini sepertinya menjadi hal yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Tony mengaku sengaja mengambil ide ini agar menjadi sebuah inovasi baru dan istimewa bagi penggemarnya.
"Kalau dari segi USB ini menarik. Sebetulnya saya gaptek. Saat itu saya punya flashdisc terus ngomongin album. Kita pikir, 'Wah kenapa enggak dibikin USB saja dalam bentuk gelang'. Gelang ini istimewa, ini memang untuk fashion, tapi istimewa karena ada albumnya. Ada video klip, lagu, biografi, ring back tone," ujar Tony dalam
Pelantun "Lukisan Cinta" ini mengatakan, dia tidak takut jika albumnya dibajak orang lain. Pasalnya, isi album dapat dengan mudah di-copy. Menurutnya, orang yang telah melakukan pembajakan bisa memiliki lagunya, namun tidak gelangnya.
"Mau dengan model apapun tetap saja bisa dimaling. Menurut kita, kalau bajak itu enggak mungkin menyetop. Paling tidak kita buat inovasi tapi bukan untuk dibajak. Gelang ini adalah sebuah kebanggaan bagi kawan-kawan apalagi ada isi lagunya. Kalau dibajak tapi mereka enggak punya gelangnya cuma punya lagunya. Kalau soal bajakan saya enggak pernah khawatir, soalnya rejeki kan enggak ke mana," ungkapnya.
Album ini terdiri dari sembilan lagu yaitu "Membentang Sayap", "Hypocrite", "Ngopi Pagi Ini", "Sisa Arak", "Haleluya, Alhamdullilah", "Puas Kan Lah", "Mental Kere", "Mencintai Mu (salam salom)", dan "Taman Surgawi". Gelang USB dijual dengan Rp110 ribu di basecamp Tony Q dan Warung Apresiasi, Bulungan.
Langganan:
Postingan (Atom)






