Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Senin, 26 Maret 2012

taub mumu


Ello merilis album ketiganya yang diberi tajuk "TAUB MUMU" pada hari Kamis, 1 Maret 2012, hampir setahun setelah melepas singel terakhirnya, "Yang Kunanti" pada April 2011 silam. Mungkin orang akan mengernyitkan dahi ketika mendengar judul album Ello terbaru ini. TAUB MUMU kalau dibacanya dibalik artinya BUAT UMUM. Yang artinya, album ini diperuntukkan untuk siapa saja baik Joni n Cindy (sebutan untuk para penggemar Ello), atau siapapun yang menyukai musik Ello.
Ikhwal mengenai penggunaan bahasa yang dibalik-balik dalam album ini, dulu bahasa gaul ini sempat populer di kalangan Ello dan gangnya semasa di sekolah. Berangkat dari kerinduan akan masa-masa sekolah itu, Ello ingin mengangkat kembali bahasa gaul itu di jaman sekarang. Nah biar tidak bingung, sudah disiapkan juga kamus bahasa balik versi Ello ini.
Jika didengarkan, materi di album "TAUB MUMU" ini terasa berbeda dengan album-album sebelumnya. Kalau dulu Ello banyak memainkan elemen musik sampling dengan dominasi permainan keyboard, maka sekarang dia lebih banyak bermain dengan gitar. Semua elemen musik dikonsep dengan lebih simple, memanfaatkan instrumen musik yang ada, tanpa ada penambahan sound disana sini.
“Saya selalu mempunyai konsep berbeda pada setiap albumnya. Dan kali ini memang saya ingin lebih santai, simpel, dan tidak berjarak. Less is more. Makanya saya juga memilih gitar sebagai elemen utama karena ibaratnya dengan sekali genjreng saja, keakraban dan chemistry bisa terjalin,” jelas penyanyi kelahiran 20 Februari ini.
Album TAUB MUMU ini berisi 11 lagu dengan mengusung single baru berjudul "Ga Kayak Mantanmu.” Lagu berirama middle-tempo ini dibawakan dengan petikan gitar yang ringan namun semakin lama ketukannya semakin intens. Cerita lagu ini sangat unik. Istilah jaman sekarang, liriknya langsung membuat jleb siapapun yang mendengarkan.
“Lagu ini mewakili jeritan para pria dimanapun bahwa ternyata nggak enak banget kalau pacar selalu membanding-bandingkan dengan mantannya. Biar bagaimanapun ia ingin dihargai sebagai pacarnya yang sekarang,” ungkap Ello yang mengaku banyak mengambil pengalaman teman-teman disekitarnya sebagai inspirasi dalam menciptakan lagu. Ello juga berusaha memilih beberapa lagu yang didekasikan sebagai penyemangat untuk para pendengarnya. Misalnya pada lagu berjudul Hadapi Dengan Senyuman. Simak penggalan liriknya “…mungkin kenyataan tak seindah impian. Tapi hadapilah semua dengan senyuman,” Ello bercerita bahwa proses penciptaan lagu ini didapat saat ia melakukan perjalanan ke suatu daerah yang sepi di Jawa Barat. Kesejukan udara dan keheningan menginspirasinya untuk menciptakan lagu rock dengan kemasan musik country dan sentuhan folk.
Pada lagu Inilah Aku, Ello menampilkan campuran musik rock alternatif dan rock n roll. Dengan lantang ia meneriakkan liriknya “Inilah aku. Inilah hidupku. Tak peduli yang kau bilang,” sebuah afirmasi ampuh akan pentingnya setiap orang mempunyai kepercayaan diri dan yakin dengan apa yang ia jalani.
Masih dalam usungan musik rock alternative, Ello membawakan lagu berjudul Trauma, yang mengangkat kisah orang yang terluka dan trauma karena dicederai hatinya oleh mantan kekasihnya. Tidak melulu dalam formasi musik kencang, Ello tampil manis dalam nomor ballad berjudul Aku Selalu Ada dan Selagi Bimbang. Lagu yang terakhir ini adalah karya dari Ade dan Jeje Govinda. Sebagai penutup, Ello memberikan penampilan apik dalam lagu Ayo Indonesia Bisa, yang menjadi theme song dari Sea Games 2011.

vocalis ST - 12 ??


Satu-satunya personel ST12 yang tersisa, Pepep, sampai saat ini masih merahasiakan vokalis yang akan menjadi pengganti Charly yang kini sudah membentuk Setia Band.
Di Setia Band, Charly merekrut drummer cewek beraliran jazz bernama Alsa. Pepep pun sepertinya tak mau kalah, dia mengatakan kepada okezone bahwa vokalis ST12 berikutnya bisa jadi seorang wanita.
“Bebas, bisa laki-laki bisa juga cewek. Aku buka audisinya kan memang bebas, jadi kayak semacam festival gitu di seluruh kota di Indonesia. Jadi tunggu saja nanti, soalnya ini masih dalam konsep, aku belum bisa ngasih tahu,” katanya saat dihubungi melalui telepon genggamnya.
Sampai saat ini, Pepep belum memberikan petunjuk siapa vokalis ST12 berikutnya, karena ingin memberi kejutan kepada para penggemarnya.
“Untuk vokalis memang masih dirahasiakan, karena ini bagian dari gimmick, soalnya kita pengen kasih surprise untuk masyarakat. Apalagi sekarang lagi trennya boyband, jadi kita harus memikirkan yang bisa mencuri perhatian masyarakat,” tutupnya.

dewi dewi siap reuni


Trio Dewi Dewi yang diisi Tata, Inna, dan Purie akan menggelar reuni di ajang konser tunggal Ahmad Dhani yang bertajuk Ahmad Dhani & Indonesian All Stars di Jakarta Convention Center (JCC), pada hari Rabu, 13 Juni 2012 mendatang.
Selain Dewi Dewi, event besar ini juga akan jadi saksi reuni band legendaris Dewa 19 tapi tidak melibatkan vokalis Once. Juga turut dimeriahkan musisi sohor, seperti Agnes Monica, Mulan Jameela, Marcell, Once Mekel, Triad, dan lainnya.
Mahadewi yang belum lama ini baru ditinggalkan Tata pun kabarnya akan melakukan reuni dikonser ini. Jadi vokalis lama Mahadewi dan Dewi-Dewi akan bersatu di atas panggung.
“Konser ini justru malaha akan mereunikan Mahadewi atau Dewi-Dewi. Nanti semuanya kumpul, Inna juga akan ada dikonser ini,” ujar Dhani

Ahmad Dhani and All Stars


Menyambut ulang tahun ke-40, sekaligus menandai kiprah di industri musik, Ahmad Dhani siap menggelar sebuah konser spesial.
Konser bertajuk 'Ahmad Dhani and All Stars' tersebut akan diselenggarakan di JCC Senayan, Jakarta Selatan pada 13 Juni 2012 dengan menggandeng penyanyi ternama Tanah Air.
"Nantinya Ahmad Dhani akan berkolaborasi dengan Agnes Monica, Marcell, Mulan Jameela, Mahadewa, TRIAD, The Virgin dan Mahadewi," ujar Krishna Raditya, promotor dari Presiden Direktur Blackrock Entertaiment.
Tak sekadar itu, ada yang lebih spesial dari konser 'Ahmad Dhani and All Stars'. Rencananya, Dhani akan melibatkan semua orang untuk kembali bernostalgia. "Konser ini akan menampilkan karya Dhani dari awal hingga lagu-lagu yang belum pernah dinyanyikan sebelumnya," terangnya.

Selasa, 20 Maret 2012

Gudang Garam Intermusik Rockstar



Ajang lomba bertajuk Gudang Garam Intermusik Rockstar bersifat kompetisi dan pemenangnya akan manggung bersama rockers papan atas Tanah Air, seperti Abdee Negara dan Eno Netral.
Selain itu, rockstar yang terpilih dari penyaringan di 8 kota seperti Malang, Semarang, Purwokerto, Medan, Palembang, Tasikmalaya, Bandung dan Jakarta tersebut berkesempatan kontrak rekaman dengan menggandeng label rekaman Sony Music Entertainment Indonesia.
"Pada dasarnya kami ingin mewujudkan impian bibit-bibit rockers Indonesia. Jalur cepat untuk jadi terkenal, sekaligus berkesempatan langka manggung dengan rockers sekaliber Abdee 'Slank' dan Eno 'Netral," ujar Chandra Gunawan, Brand Manager Gudang Garam International.
Gitaris handal John Paul Ivan yang menjadi salah seorang juri memiliki misi. Ia ingin berbagi pengalaman dengan generasi baru. "Kami juga pengen berbagai pengalaman di berbagai daerah. Mungkin di sana kesempatan kami untuk mencari talent," kata Ivan.
Ivan menuturkan, tak sekedar pengalaman yang didapat oleh para peserta, namun ilmu tentang bermusik juga bertambah.
"Mereka akan di coaching dulu, jadi mereka tidak dilepas begitu aja. Kami kasih mereka wawasan, itu yang paling penting. Bagaimana survive hidup di musik. Saya juga pengen generasi muda sekarang bermunculan," tuturnya

Energi + Bumi dan Langit


Saat bercerai dari vokalisnya, Krisyanto, band Jamrud seperti tak mencorong lagi. Dua vokalis baru yang sempat mampir, Donal dan Iwan, serta dua personel baru yang lain, Irwan (gitar) dan Danny (drum), tak mampu mengangkat pamor grup rock itu.
Kini, Krisyanto sudah kembali menjadi personel band tersebut dan ambil bagian dalam album baru mereka, Energi + Bumi dan Langit.
Dalam dua album terdahulu, dengan dua vokalis baru, Donal dan Iwan, serta dua personel baru yang lain, Irwan (gitar) dan Danny (drum), Jamrud tak bisa sebersinar ketika Krisyanto masih bergabung. Sementara itu, Krisyanto, yang telah menuntaskan petualangan solo kariernya pada 2011, melirik kembali band yang membesarkan namanya itu.
Singkat cerita, Krisyanto akhirnya "rujuk" dengan Azis dan Ricky. Mereka meluncurkan album baru, Energi + Bumi dan Langit. "Kembalinya Krisyanto sebagai vokalis Jamrud ternyata membawa sebuah keberuntungan bagi Jamrud. Artinya, Jamrud dan Krisyanto tidak bisa dipisahkan. Kalau mereka dipisahkan, bisa sama-sama lemah. Ibaratnya orang kawin, ini rujuk lah," ujar produser eksekutif album tersebut, dari Logiss Records, Log Zhelebour, beberapa waktu lalu.
Begitu Krisyanto bergabung lagi, Azis langsung menyodorkan lagu-lagu yang harus segera dinyanyikan oleh lelaki yang khas dengan tutup kepala dan kaca mata hitam itu. "Saya bangga bisa bawain musik yang penuh distorsi, musikalitasnya juga internasional," kata Azis.
Musik metal core hasil eksplorasi Azis menjadi warna baru sekaligus roh Jamrud sekarang. Sembilan lagu ada dalam album Energi + Bumi dan Langit, yaitu lain "Ciaat", "S.H.I.T (Sepertinya Hati Ini Terbakar)", "Sik Sik Sibatumanikam", "Cerita Usang", "The Devil Wears Batik", "Kontemplasi", "Idiot", "Sakit", dan "Nangislah Negeriku".
Menurut Azis, perubahan musik Jamrud saat ini tak lepas dari eksperimennya yang ingin menonjolkan raungan distorsi gitar, kecepatan hentakan drum, dan betotan bas yang begitu menonjok. "Lebih ke eksplorasi musikalitas saja, musikalitas individunya lebih ditonjolkan. Tapi, bukan berarti ke depannya akan seperti itu terus, ya intercept saja," papar Azis.
Azis tidak menampik bahwa musik Jamrud yang lebih bertenaga itu justru untuk melampiaskan ego bermusik para personelnya. Jadi, jangan berharap musik sekarang Jamrud akan mudah dicerna seperti pada era lagu-lagu "Putri", "Surti Tejo", atau "Berakit-rakit". "Untuk album ini beda banget, seperti langit dan bumi (dengan album-album sebelumnya). Awal dibuat pun bukan untuk meraih kesuksesan, untuk prestisius saja. Super kencang, rumit, semua (kemampuan bermusik) dikeluarin," jelas Azis.
Dengan album Energi + Bumi dan Langit dan Krisyanto masuk lagi ke Jamrud, Log berharap akan ada hal positif bagi musik rock Indonesia. "Di-launching-nya album ini menjadi sebuah tanda kebangkitan musik rock Indonesia, di mana Jamrud merupakan salah satu perwakilan genre rock. Saya harapkan Jamrud bisa menjadi lokomotif," ujar Log.
Lalu bagaimana dengan nasib Donal dan Iwan? "Kita harus nerima realita, kenyataan bisnis seperti itu. Kalau Jamrud dipikir sebuah pembelajaran, itu tidak tepat, lebih baik mereka (Donal dan Iwan) bikin band baru, lebih baik (Jamrud) memertahankan nama besar. Saya rasa Donal atau Iwan menyadari lah, demi Jamrud, mengertilah supaya Jamrud bisa come back lagi menjadi band besar," ujar Log lagi.

Selasa, 13 Maret 2012

Launching DVD Superglad Rock Together


Dalam rangka ulang-tahunnya yang ke-9, band rock Asal Jakarta, Superglad, dipastikan akan merilis film dokumenter dan konser mereka pada hari Minggu (11/3), bertempat di Demajors, Jl. Fatmawati Raya, Jakarta. Rilisan tersebut terbagi menjadi dua DVD yaitu film dokumenter “Kemarin, Hari Ini, dan Selamanya Rock Together” dan “Cinta dan Nafsu- Life in Concert” sebuah dokumentasi konser tunggal Superglad tahun 2011 silam.
Dalam rilisan persnya, sutradara Kamerad Edmond menyatakan bahwa pengambilan gambar untuk film dokumenter tersebut dimulai tahun 2010, ketika Superglad melaksanakan tur ke banyak daerah. Ia dan timnya mengikuti perjalanan Superglad dan meliput keseharian para personilnya.
“Di film ini kita bisa melihat hubungan antar personel, kru, dan keluarga. Termasuk kehidupan vokalis dan gitaris Luks, gitaris Dadi, bassis Giox, serta drummer Akbar sebagai ayah. Selain itu, persahabatan yang cukup lama terjalin memudahkan saya untuk menggali sisi-sisi tergelap mereka tanpa ada yang ditutupi,” ujar Edmond. Sebagai contohnya ia menjabarkan sejarah Giox dengan alkohol dan narkoba yang akhirnya merenggut nyawa kru bass-nya, Luks yang kecanduan judi merpati sehingga membuatnya bangkrut, kegemarannya bertelanjang bulat, hingga sisi lembutnya ketika kehilangan istri tercinta.
Menurut Edmond, proses pembuatan film dokumenter ini menjadi menarik ketika Superglad merilis album “Cinta dan Nafsu” sebagai album kelima pada pertengahan tahun 2011 silam. Album “Cinta dan Nafsu” disebutnya sebagai tanda kelahiran kembali Superglad dengan semangat baru dan warna musik yang lebih keras. Ditambah dengan adanya konser tunggal perdana Superglad yang diadakan di Bulungan pada akhir Juni 2011 silam, pada momen tersebut, Edmond memutuskan untuk menggarap film konser “Cinta dan Nafsu – Live in Concert” sebagai pendamping dokumenter utama yang peluncurannya sempat tertunda karena problem finansial.
Dalam dokumenter “Kemarin, Hari Ini, dan Selamanya Rock Together” selain tentunya menampilkan para personi Superglad sendiri, juga akan dimeriahkan oleh kemunculan Jimi Multhazam, Adi Cumi, Arian13, Jaya Roxx dan Eka Brandals yang notabene adalah sahabat dari Superglad.
Film “Kemarin, Hari Ini, dan Selamanya” berdurasi 93 menit, sementara “Cinta dan Nafsu – Live in Concert” berdurasi selama 80 menit. Superglad adalah Giox (bass), Lukman Laksmana (vokal/gitar), Akbar (drum) dan Dadi Yudistira (gitar).