Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Kamis, 15 Desember 2011

Pay kembali berkaloborasi


Pay, yang selama ini dikenal sebagai personil BIP dan producer music beberapa waktu lalu sempet merilis single solo yang berkolaborasi dengan Vanya dan Irang (ex Vocalist BIP) di lagu "Pas Kena Hatiku."
Nah ternyata sukses dengan single pertama, Pay lagi siap-siap buat ngerilis yang single kedua. Tapi sebelum single kedua dirilis, Pay ngasih sebuah single edisi khusus.
SIngle edisi Khusus ini adalah sebuah single kolaborasi Pay dengan anak-anak asal papua yaitu Soa Soa yang diartikan itu adalah Anak Biawak di lagu "Papua Dalam Cinta."
Soa Soa adalah vocal group asal Papua yang terdiri dari 4 orang cowok yaitu Micky (jebolan Indonesian Idol-red), Aco, Tei dan BoiMasih.
Kolaborasi Pay dan Soa Soa ini bukan cuman itu saja, Ternyata kolaborasi mereka juga ini membuat bahasa Papua menjadi lebih dikenal banyak orang karena di lagu ini dengan membuat lagu ini yang menampilkan beberapa bagiannya menggunakan lirik bahasa Papua.
Ini dilakukan sebagai bentuk nasionalisme Pay dan empatinya terhadap krisis yang tengah terjadi di Papua.

@newpeterpanband


Ariel masih ngejalanin hukuman di penjara, tapi walaupun begitu mantan personil Peter Pan yang lain gak mau berhenti berkarya nunggu Ariel keluar dari penjara. Setelah disibukkan dengan beberapa project solo mereka, akhirnya mantan personil semuanya kumpul lagi dan membuat project baru dan ini dilakukan oleh mantan formasi terakhir dari Peter Pan.
Akun twitter resmi formasi Peter Pan terakhir yaitu @newpeterpanband sempet posting status "Penasaran ngga sama album instrumental @newpeterpanband ?? Di album ini banyak kolaborasi dgn banyak musisi.. Tunggu aja ya!".
Dan ternyata project album instrumental Eks Peter Pan ini dibenarkan oleh produser Peter Pan yaitu Capung Java Jive. Capung bilang kalo dipenjara Rutan Kebon Waru ada Ruang kreasi. Disana orang yang datang dan napi boleh buka laptop dan benar-benar diawas penggunaannya. Dan ternyata mantan personil lainnya seminggu sekali ke Rutan Kebon waru untuk bertemu dengan Ariel membicarakan project ini.
Album tersebut digarap dengan konsep instrumental. Personel eks Peterpan memegang peran penting untuk mengisi musik. Mereka juga bekerjasama dengan musisi-musisi daerah untuk menambah warna baru di lagu-lagunya seperti unsur etnik, alat tiup bambu, bras dan string session live dan ada juga pianis terkenal di Indonesia ikut juga ngeramein album instrumental ini.
Dengan konsep instrumental, tentu saja bagian vokalis sumbang suara dalam tiap lagu tak terlalu besar. Namun Ariel menuangkan ide besar untuk album tersebut.

Kotak pembuka Simple Plan


Simple Plan bakalan gelar konsernya di Indonesia bulan januari 2012 mendatang. Gak cuman disatu kota, tapi Simple Plan bakalan konser di dua kota di Indonesia yaitu Jakarta dan Surabaya.
Nah, Big Daddy Indonesia selaku promotor konser SImple Plan udah ngasih pernyataan kalo Kotak nanti bakalan jadi opening act konser Simple Plan di dua kota tersebut.
Gak cuman itu saja ternyata, Tantri kabarnya bakalan berduet ama Simple Plan di salah satu lagu dalam setlist konsernya Simple Plan yaitu di lagu "Jet Lag".
FYI, Lagu "Jet Lag" aslinya merupakan kolaborasi Simple Plan dengan Natasha Bedingfield yang dirilis beberapa bulan lalu dan meraih sukses besar di seluruh dunia. Dan nantinya, Tantri Kotak akan menyanyikan bagiannya Natasha Bedingfield pada konser nanti.

itaris baru Last Child


Beberapa bulan lalu, Last Child menjadi band yang personilnya berkurang karena gitaris yang dulu mutusin buat keluar dari Last Child. Tapi akhirnya, Last Child udah netapin keputusan untuk merekrut personil baru.
Mamie akhirnya diangkat dan ditahbiskan menjadi personil teranyar Last Child dan mengisi posisi gitaris yang selama ini juga diisi oleh Mamie yang dulu masih menjadi Additional Gitaris buat Last Child.
Hal tersebut disampaikan beberapa waktu lalu di mana manajemen Last Child lewat akun twitter resminya @myLASTCHILD :"Utk @mamieLC thanks utk supportnya slm bbrp bln terakhir. WELCOME to LAST CHILD Family. It's OFFICIAL! Mana sambutannya LF?".
FYI, Mamie sendiri dikenal sebagai gitaris rock handal di mana namanya lebih dulu akrab bersama band Sweet As Revenge dan The Dramma.

Mocca Rockumentary


Mocca sekarang ini sedang dalam keadaan vakum sampai waktu yang tidak ditentukan setelah vokalisnya Arina menikah dan pindah berdomisili ke Amerika Serikat. Maka dari itu, Bulan Juli 2011 kemarin, Mocca menggelar Farewell Concert.
ternyata keputusan Mocca untuk istirahat ini banyak disedihkan oleh fansnya Mocca. Beberapa waktu lalu, fans Mocca yang dikenal dengan Swinging friends sempet membuat sebuah buku tribute buat Mocca.
Dan sekarang, beberapa orang kreatif membuat sebuah documentary movie yang diberi judul "Mocca Rockumentary : Life Keeps On Turning", yang ternyata judul itu diambil dari salah satu lagu yang ada di album Mocca "My Diary."
Mocca Rockumentary : Life Keeps On turning adalah sebuah film dokumenter dengan durasi 80 menit yang menampilkan moment-moment terakhir dari Mocca baik diatas panggung maupun di luar panggung. Dan film ini diharapkan bisa ngajak penonton nantinya bisa bernostalgia sekaligus nunjukkin kalo mocca emang dicintai dan diapresiasi banyak orang.
Selain itu juga, film dokumenter ini diharapaknbisa memberikan inspirasi buat banyak orang karena difilm ini menceritakan 4 orang yang melakukan apa yang mereka suka, dengan tekun dan fokus sampai akhirnya mereka berhasil mengambil hati pecinta musik Indonesia dengan karya-karyanya.
Film ini melibatkan banyak filmmaker muda dari Jakarta dan Bandung, termasuk kawan-kawan Swinging Friends. Film produksi perdana Good News Film ini disutradarai oleh Ari Rusyadi and Nicholas Yudifar. Ari, seorang filmmaker yang baru saja merampungkan film “Jakartarck”, yang sukses diputar perdana di Bike Film Festival, di New York, tahun ini dan sedang melakukan roadshow di 50 kota seluruh dunia bersama Bike Film Festival tadi.
Sedangkan Nicho dikenal dengan karya film pendeknya, berjudul “Kabar Gembira”, yang menang dalam ajang Kodak Student Film Competition juga “Titik Nol” yang juga terpilih dalam beberapa festival film internasional. selain itu di film ini terdapat video buatan dari 3 video artists ternama dari Bandung dan Jogja, yaitu Yusuf Ismail dan Muhammad Akbar serta juga videorobber.
Mocca Rockumentary: Life Keeps on Turning rencananya akan tayang perdana dalam event Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) di Jogjakarta, 15 dan 17 Desember 2011. Selanjutnya, film ini akan didistribusikan secara independen dan akan digelar pemutaran di beberapa kota besar secara terbuka.

melly goeslaw di tahun 2012


Melly Goeslaw terakhir kali merilis album yaitu di awal tahun 2011 dengan album "Dancing In The Silence" yang ngejagoin hits "Kembalikan Senyumku" dan kolaborasi bersama Ahmad Albar di "Syair Kehidupan."
Melly Goeslaw adalah singer songwriter yang sangat beken dan tentunya jagoan banget bikins hits. Gak cuman buat sendiri tapi juga buat orang lain. Selain itu, Melly goeslaw juga merupakan penyanyi yang suka berkolaborasi dengan penyanyi lain. gak sedikit duet Melly Goeslaw dengan penyanyi lain sukses besar dan bisa dianggap sebagai duet yang legend seperti duetnya bersama Ari lasso di "Jika", trus duetnya bersama Eric di soundtrack AACD dan masih banyak laginya.
Dan ternyata keseringan duet dan sukses, rencananya melly goeslaw di tahun 2012 nanti bakalan merilis album "The best Duet" yang nantinya albumnya berisi kompilasi hits Melly Goeslaw yang berduet dengan penyanyi lain plus ditambah dengan beberapa lagu duet baru.

Kamis, 01 Desember 2011

piyu tentang boyband


Sebagai seorang musisi, tentunya Piyu Padi punya penilaian sendiri soal musik yang berkualitas. Namun melihat maraknya boyband saat ini, pentolan Padi ini justru memandang. Pasalnya, boyband Indonesia saat ini dianggapnya sangat tidak berarah dan rendah soal kualitas.
Menurut pria bernama asli Satriyo Yudi Wahono tersebut, sebuah grup musik harusnya punya bakat dan ciri khas yang harus ditampilkan. Dengan kata lain, untuk menjadi musisi yang eksis, tidak cukup hanya bermodal nekad dan berani. Bekal di dunia musik juga harus dipersiapkan agar tidak asal tampil di depan umum.
"Maksudnya, boyband harusnya punya sisi yang harus ditampilkan. Artinya lu masuk ke industri musik itu bekalnya apa. Bekalnya itu yang utama skill, kalo nggak skill ya nyanyi. Kalo bisa punya skill ya mereka bikin band. Kalo bisa nyanyi ya jadi vokalis," ungkap Piyu
Namun menurut Piyu, baik bakat maupun skill ternyata sangat minim ditemukan dalam diri boyband sekarang. Walaupun penampilan fisik mereka boleh dibilang lumayan, namun penampilan mereka terlihat sangat berantakan, sangat berbeda jauh dengan para musisi profesional lain yang juga mengandalkan penampilannya pada dance.
"Kalo ini kan mereka ibaratnya dari dance. Dan dance-nya harus bagus bener. Seperti dancernya J-Lo itu kan gila banget. Mereka latihan bisa 20 jam. Kalo di sini kita liat dance juga berantakan. Kayaknya dance nggak bisa, nyanyi juga pas-pasan. Jadi cari sesuatu yang baru dong," kritiknya pedas. Namun terlepas dari pendapat Piyu tersebut, boyband memang ibarat jamur yang menghinggapi musik Indonesia saat in