Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Minggu, 30 Oktober 2011

The Brandals


Band legend Koes Plus berkolaborasi dengan The Brandals pada ajang Djakarta Artmosphere 2011 yang di gelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 22 Oktober kemarin.
Yon Koeswoyo bilang kalo kolaborasi dengan The Brandals akan menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk disaksikan.
Yon juga memuji kualitas musik The Brandals yang dianggap bagus dan dahsyat. Soalnya, The Brandals itu teteup eksis dan tetap konsisten dengan musiknya dan tidak mengikuti kebanyakan yang mengikuti trend pasar.
Sedangkan The Brandals sendiri mengaku sangat susah untuk membawakan lagu milik Koes Plus. Menurut vokalis The Brandals, Eka Annash, lagu Koes Plus meskipun terdengar sangat easy listening namun ketika dibedah isinya sangat sulit untuk dimainkan.
Pada kolaborasinya, Koes Plus dan The Brandals akan membawakan beberapa buah lagu diantaranya adalah Jemu dan Kelelawar.

Ifan Seventeen jd produser


Ifan selama ini dikenal sebagai vokalis dari Seventeen. Ternyata, diam-diam ngerjain kerjaan sebagai produser band juga.
Ifan jadi produser Sidepony, band pertama yang diproduserinya. Dan ternyata ini adalah band dimana saudara kembarnya Dani jadi personil. Dani menjadi pemain drum di band Sidepony ini.
Ifan ngaku mau melakukan hal tersebut atas dasar kecintaannya terhadap musik Sidepony. Bukan karena Dani yang jadi faktor utama dirinya mau jadi produeer Sidepony
Sidepony membuat beberapa lagu dan ternyata hasilnya tidak mengecewakan Ifan. Dan diputuskan Ifan menjadi produser buat Sidepony dengan merilis album "Percayalah" yang bakalan dirilis.

Senin, 03 Oktober 2011

Bottlesmoker


Bottlesmoker ngaku ga takut bakal dibenci penggemarnya karena melakukan kolaborasi dengan band beraliran melayu, D’Bagindas, di panggung LA Lights Indiefest yang digelar malam ini di Stadion Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Pada kolaborasi bertajuk Melayurocktronic itu, band electro asal Bandung, Bottlesmoker malam ini tampil bersama D’Bagindas dan Gecko membawakan lagu ‘Tak Bisakah’ yang diciptakan Ariel Peterpan.
“Kami ga takut nanti dimusuhi penggemar, ciri Bottlesmoker adalah melakukan hal gokil. Ciri kami emang edan. Selama itu menyenangkan ya kami lakukan. Termasuk tentang kolaborasi ini,” ujar Angkuy yang langsung diamini Nobie.
Soal edan, lanjut Angkuy bisa dirunut sejak awal karir Bottlesmoker mulai dari ngga pernah teken kontrak sama major label Indonesia. “Kita malah teken kontrak album di luar. Lebih edan lagi kita malah jualan album gratis!”
Album pertama Bottlesmoker malah dirilis Neo Vinyl Record, perusahaan netlabel dari Spanyol. Trus album kedua juga disponsori sama netlabel Probablyworse Records dari Amerika Serikat.
Toh, tahun lalu, Bottlesmoker menang dua penghargaan dari kompetisi musik indie Asia Pasifik atau AVIMA (Asia Pasific Voice Independent Music Awards). Mereka menyabet juara I kategori Best Electro/Dance Act. Prestasi mereka tambah kinclong soalnya mereka juga sukses merebut Juara III kategori Best Electro/Dance Song.

Burgerkill feat Sarah New Day Is Over


Burgerkill, band cadas kelas internasional asal Ujungberung, Bandung mengaku kagum dengan crowd Banjarmasin terlebih adanya talenta vokalis perempuan, Sarah, penyanyi band metalcore asal Banjarbaru, New Day Is Over (NDIO).
“Asli, Banjarmasin keren banget. Apalagi ada Sarah yang suaranya luar biasa.. Ga nyangka bisa main di sini. Maklum saja biasanya kita biasa kontak anak-anak di sini lewat komunitas,” ujar Ebenz, gitaris Burgerkill usai manggung.
Di LA Lights Indiefest Festive Sound, di Stadion Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Burgerkill tampil panggung dengan konsep Venomous Venus yang mempertemukan mereka dengan dua musisi perempuan. Sang vokalis Vicky, Ebenz, Agung (gitaris), Andris (drum) dan Ramdan (bas) berkesempatan berkolaborasi dengan Sarah membawakan tembang ‘House of Grid’, kemudian diiringi sayatan biola Achi (She) membawakan lagu ‘Tiga Titik Hitam’. Tapi yang menarik, kepada Tim LA Lights Indiefest, Ebenz menyatakan Burgerkill sudah siap tur internasional lagi. “Februari 2012, kita ikut Sunday Festival di enam negara bagian Australia. Dimulai dari Sydney dan terakhir Perth.”
Ga hanya negeri Kangguru yang bakal mereka sambangin, pertengahan 2012, Burgerkill siap manggung di Belanda. Emang jadi kebanggan tersendiri buah Burgerkill bisa selalu mengibarkan bendera Merah Putih kemana pun mereka tampil.
Tampil di ajang internasional, bukan pengalaman pertama Burgerkill. Pada 2009, mereka mengguncang Negeri Kanguru lewat panggung Soundwaves Festival di Perth, Australia Barat.
Trus di 2010, band yang dibentuk pada 1995 itu main di perhelatan Big Day Out, festival musik terbesar dan termegah di daratan Australia.

Sheila On 7


Sheila On 7 merasa kolaborasi bersama para rapper Banjarmasin yang digelar LA Lights Indiefest.di Stadion Lambung Mangkurat malam ini ternyata justru memperkaya musik mereka karena membawakan musik yang tepat.
Kebetulan lagu “Pemuja Rahasia’ yang dibawakan secara kolaboratif sangat pas banget. Erros bikin lagu memang sok gaya kaya rapper, dan bikin lagu ini cucok dibawain malam ini.
Duta mewakili rekan-rekannya ngerasa hepi bisa kembali main di Banjarmasin setelah hampir tujuh tahun tidak bisa manggung di ibukota Kalimantan Selatan ini pasca tragedi yang memakan korban jiwa. Sekedar ngingetin, pada 24 Februari, Sheila on 7 konser di stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin yang dihadiri 40.000 penonton. Berjubelnya penonton mengakibatkan tewasnya lima orang penonton dan belasan orang lainnya luka-luka.
Mereka nunjukin simpati yang dalam atas kejadian tersebut. Harusnya penonton terhibur, tetapi ternyata malah timbul korban. Pasca kejadian tersebut, ijin manggung Sheila On 7 juga menjadi sulit.
Jadi, kalau malam ini Sheila On 7 bisa main di Banjarmasin dengan crowd yang sedemikian dahsyat, seluruh personil band asal Yogyakarta itu bener-bener luar biasa seneng.

Krisyanto balik ke jamrud


Sinyal Krisyanto atau Kris sapaan akrabnya untuk kembali ke Jamrud semakin kuat. Produser Jamrud, Log Zhelebour, akan mengumumkan secara resmi pertengahan bulan ini setelah Krisyanto menuntaskan kontrak dengan label lama.
”Soalnya kontrak Krisyanto dengan manajemen lamanya baru selesai 10 Oktober besok. Jadi semuanya biar selesai dulu, baru akan kita umumkan secara luas,” ujar Log
Tentunya para penggemar Jamrud sudah tak sabar melihat Kris kembali memperkuat formasi salah satu band rock fenomenal era 90an itu. Log memberikan bocoran, Jamrud akan merilis sebuah single. Namun, saat ini masih didiskusikan lagu yang akan dipilih antara lain Kembalinya Sahabat Lama atau Suara Dari Akhirat.
”Itu masih didiskusikan tentang temanya. Sejauh ini baru dua lagu itu saja, tapi kan waktu masih berjalan. Mungkin saja nanti berubah lagi. Soalnya lagunya masih dibikin,” paparnya.
Secara musikalitas, pemilik Logiss Record ini menjelaskan, akan ada perubahan dalam konsep Jamrud di album terbaru.
“Secara musikalitas pasti berubah, karena kita juga enggak mau mengulang masa lalu. Soundnya mungkin sekarang lebih garang. Musiknya lebih era sekarang, cuma kita mainnya lebih metalcore. Ya, kita maunya Jamrud yang sekarang lebih muda dari yang lama,” papar pria ramah itu.
Krisyanto memutuskan hengkang dari Jamrud pada 2007 dengan alasan jenuh bermusik. Namun, ternyata dia hadir kembali di industri musik sebagai solois pada 2009 dengan menelurkan dua album solo bertajuk ‘Mimpi’ dan 'Lanjutkan Hidup' pada 2010. Sayangnya, album Kris tak begitu direspons baik oleh pasar.

Anji dilarang menyanyikan lagu drive


Personil lama Drive, yakni; Adi (drum), Budi (gitar) dan Dygo (bas), mengatakan, beberapa hari ini mendapat kabar kalau mantan vokalis Drive, Anji, yang kini di jalur solo ternyata sering membawakan lagu-lagu lama milik Drive.
Mereka mengaku keberatan lagu-lagu Drive dibawakan oleh Anji. Tapi sampai saat ini pihaknya tidak akan berniat menuntut Anji melalui jalur hukum.
"Kami enggak akan menuntut macam-macam. Tapi secara etika pengin dihargai," ujar Adi dalam jumpa pers launching album ke-4 berjudul 'Cahaya Terang' sekaligus memperkenalkan vokalis baru bernama Takaeda.
Adi mengungkapkan, Drive memberikan keleluasaan kepada Anji untuk menyanyikan lagu Drive yang berjudul Bersama Bintang karena memang lagu tersebut diciptakan Anji.
"Sisanya adalah roti kami bersama yang harus dimakan bareng-bareng. Kami hanya menyampaikan saja, semoga beliau mendengar dengan kata hati," ungkapnya.
Adi juga menceritakan soal Anji setelah hengkang dari Drive sempat meminta untuk tetap membawakan lagu Drive. Namun dengan tegas Adi Cs itu menolaknya.
"Pasca dia meninggalkan Drive dia pernah minta untuk membawakan lagu Drive, tapi kami enggak terima, ternyata dia malah cuek saja," sesalnya.
Ditambahkan Budi, "Setelah dia keluar, Anji bukan bagian dari band lagi, kami keberatan. Kami belum tahu sikap dia seperti apa."