Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Selasa, 20 Juli 2010

ICEMA 2010


Indonesia Cutting Edge Music Award 2010 pun sukses digelar. Dengan segala kelebihan dan kekurangan, ajang ini mampu menyuguhkan aksi menarik para musisi cutting edge dari berbagai genre musik.

Mereka yang menyabet penghargaan tahun ini adalah:

KATEGORI FAVORITE ALTERNATIVE SONG
Efek Rumah Kaca - Kenakalan Remaja di Era Informatika
C.U.T.S. - Beringas
Monkey To Millionaire - Strange Is The Song In Our Conversation
The Upstairs - Ekspetasi Nol
Sore - Vrijeman

KATEGORI FAVORITE WORLD MUSIC SONG.
Tompi - Hello Sallamualaekum
Kroncong Tenggara - Kroncong Tenggara
Kunokini - Indo Baru
Saratus Persen - Midnight Sky
Akordeon - Moving

KATEGORI FAVORITE SINGER - SONGWRITER.
Adhitia Sofyan - Adelaide Sky
Frau - Mesin Penenun Hujan
Zeke Khaseli - Pipis Di Celana
Leonardo - Insecure
The Wispy Hummers - My Love

KATEGORI FAVORITE ROCK SONG.
The Sigit - Money Making
Seringai - Mengibarkan Perang
Koil - Suaramu Merdu
The Flowers - Rajawali
The Hydrant - Bali Bandidos

KATEGORI FAVORITE REGGAE AND SKA SONG.
Shaggy Dog - Honey
Souljah - Tak Selalu
Tony Q - Republik Sulap
Ras Muhammad - JAH is Love
Dubyouth - Bomb Da Town

KATEGORI FAVORITE PUNK/HARDCORE SONG.
Superman is Dead - Kuat Kita Bersinar
Rocket Rockers - Terobsesi
Superglad - Diktator
Marjinal - Luka Kita
Scared of Bums - Terlalu Serakah

KATEGORI FAVORITE POP SONG.
Maliq N D' Essential - Pilihanku
Endah N Rhesa - When You Love Someone
Naif - Let’s Go Disco!
Mocca - Lucky Me
White Shoes and The Couples Company - Senja Menggila

KATEGORI FAVORITE METAL SONG.
Dead Squad - Manufaktur Replika Baptis
Siksa Kubur - Memoar Sang Pengobar
Nemesis - About Eve
March - Teori Konspirasi
Komunal - Pasukan Perang Dari Rawa

KATEGORI FAVORITE COMEDY SONG.
Jiung - Nang Ning Nung (Versi Gambang Kromong)
Nunung Cs - Spakbola
Om Bagus - Chinesse Food
Sir Dandy - Anggur Merah
Happy Day - Om Teroris

KATEGORI FAVORITE JAZZ SONG.
Barry likumahuwa - Mati Saja
Tohpati Ethnomission - Save The Planet
Javajazz - Java’s Weather
Sketsa - Childhood’s Dream
Simak Dialog - Disapih

KATEGORI FAVORITE FOLK/COUNTRY SONG.
Tigapagi - Menari
Andre Harihandoyo and Sonic People - Flood Song
Dialog Dini Hari - Pagi
Ray D' Sky - Angel
Firzy O - Perfect Morning

KATEGORI FAVORITE ELECTRONICA SONG.
Goodnight Electric - Interval
Agrikulture - The Last Chorus of Lullaby Rhymes
Mobil Derek - Aku Bosan Dengan Musik
Bottle Smoker - Walls
DVDBOY - I Wanna Be Your Man (feat BEE)

KATEGORI FAVORITE BLUES SONG.
Gugun and Blues Shelter - When i see u again
70's Orgasm Club - Indonesia Supermarket Bencana
Speaker 1st - Dunia Milik Kita
Wonder Bra - Indie-V
Sister Morphin - Baik Untuk Ku

KATEGORI FAVORITE EMO SONG.
Killing me Inside - Torment
Alone at Last - Muak Untuk Memuja
Pee Wee Gaskins - Dibalik Hari Esok
Killed By Butterfly - Remnants
Sweet as Revenge - Potret Kehampaan

KATEGORI FAVORITE HIP HOP/R AND B SONG.
J. Flow - Ku Ada Bagimu
Homicide - Tantang Tirani
Jahanam - Cintamu Sepahit Topi Miring
Boogiemen - Last Call
Yacko - That Girl Yacko

KATEGORI FAVORITE DANCE SONG.
Dj Riri Mestika - Last Call
Ape on The Roof - Psshh!
Racun Kota - Sanax
Electron45 - Menggila
Dj Romy - State of Spiritual Bliss feat. Delizious Devina

KATEGORI FAVORITE ARTWORK FROM ALBUM.
Superman Is Dead - The Angels and The Outsider
The Sigit -Hertz Dyslexia
The Trees and The Wild - Rasuk
The Upstairs -Magnet! Magnet!
Java Jazz - Joy! Joy! Joy!

KATEGORI FAVORITE ALBUM PACKAGING.
Maliq N D' Essentials - Mata Hati Telinga
Seringai - Serigala Militia (Repackaged)
Tika and The Dissidents - The Headless Songstress
Vincent Vega - Always Hard To Make A Change Just Like How To Stay The Same
Teenage Death Star - Long Way To Nowhere

KATEGORI FAVORITE SOLO ARTIST /BAND
Adhitia Sofyan
Tony Q
Ras Muhammad
Anda
Om Bagus

KATEGORI FAVORITE BAND GROUP OR DUO.
Superman is Dead
Efek rumah Kaca
The Sigit
Endah N Rhesa
Rocket Rockers
Sup

KATEGORI BEST NEWCOMER

Stereocase,
Monkey To Millionaire
Angsa & Serigala
Murasaki
Waza
Stereo Conspiracy
Windri Marietta & Friends
King Of Panda
Lipstick Lipsing

Best Album:Kamar Gelap - Efek Rumah Kaca
Most Inspiring Artist: PAS Band

Daftar Pemenang Terfavorit ICEMA 2010:

1. Favorite Alternative Song:
“Kenakalan Remaja di Era Informatika” - Efek Rumah Kaca
2. Favorite World Music Song:
“Hello Sallamualaekum” - Tompi
3. Favorite Singer/Songwriter:
Adhitia Sofyan - “Adelaide Sky”
4. Favorite Rock Song:
“Money Making” - The S.I.G.I.T.
5. Favorite Reggae and Ska Song:
“Honey” - Shaggydog
6. Favorite Punk/Hardcore Song:
“Kuat Kita Bersinar” - Superman Is Dead
7. Favorite Pop Song:
“Pilihanku” - Maliq N D’Essentials
8. Favorite Metal Song:
“Manufaktur Replika Baptis” - Dead Squad
9. Favorite Comedy Song:
Jiung - “Nang Ning Nung – Versi Gambang Kromong”
10. Favorite Jazz Song:
“Mati Saja” - Barry Likumahuwa
11. Favorite Folk / Country Song:
“Menari” - Tigapagi
12. Favorite Electronics Song:
“Interval” - Goodnight Electric
13. Favorite Blues Song:
Gugun and Blues Shelter - “When I See U Again”
14. Favorite Emo Song:
“Torment” - Killing Me Inside
15. Favorite Hip Hop / R&B Song:
“Ku Ada Bagimu” - J. Flow
16. Kategori Favorite Dance Song:
DJ Riri Mestika - “Last Call”
17. Favorite Artwork from Album:
“The Angels and The Outsider” - Superman Is Dead
18. Favorite Album Packaging:
“Mata Hati Telinga” - Maliq N D’Essentials
19. Favorite Solo Artis/Band:
Adhitia Sofyan
20. Kategori Favorite Band Group or Duo
Superman Is Dead

Last Child


Terbentuk awal tahun 2006, Virgoun (vokal/gitar), Dhimaz (bass) dan Ary Ceper (drum) yang tergabung dalam Last Child. bikin pasar musik lokal makin berisik lewat gempuran punk rock yang mereka usung.
"Punk adalah inti musik kami. Dulu kami rajin memainkan old school punk seperti Blink 182, MXPX dan Greenday. Seiring berjalannya waktu, referensi musik kami semakin bertambah. Kami juga tak segan memasukkan unsur synthesizer di beberapa lagu. Itu yang membuat musik yang kami mainkan lebih berwarna," buka Virgoun.
Kemunculan album perdana berjudul Grow Up di bawah label Crazy Monkey menjadi awal bagus bagi band asal Utan Kayu ini. Tambahan album kedua Everythink We Are Everythink makin mempertegas kalau Last Child tak setengah-setengah memainkan punk. Lagu-lagu mereka seperti Diary Depresiku dan Pedih pun jadi omongan.
Secara tiba-tiba, kuartet ini membawakan cover lagu yang nggak terduga.
Memang perlu pancingan ampuh untuk bikin atmosfer seru di depan panggung. Hal ini berlaku banget buat para personil Last Child yang tampil di panggung Dunia Bola Telkomsel yang digelar di Gor Bulungan. Para penggemar mereka memang sudah siap di depan panggung, ta[i semuanya masih melempem, jack! Belum bikin geregetan!
Beruntung Last Child punya persiapan jurus ampuh, kelar membawakan beberapa lagu sebelumnya, akhirnya juus tersebut keluar, yaitu membawakan cover lagu Mungkinkah dari Stinky! Sekilas lagu tersebut memang lembek, tapi faktanya lagu lawas tersebut sukses mereka bawakan dengan asik dan membuat semuanya bernyanyi bersama. Penonton seperti terhibur tiada terkira deh. Gokil!

Maliq & D’Essentials buku dan album


Niat Maliq & D’Essentials akhirnya terwujud juga. rampungkan album keempat, mereka meluncurkan sesuatu yang baru lagi. Yup, hari ini Maliq & D’Essentials meluncurkan 200 buku yang berjudul sama dengan album keempat mereka, The Beginning of a Beautiful Life. Buku ini dapat di pesan alias pre-order lewat Twitter mereka, MaliqMusic.
Laris manis tanjung kimpul. Baru tiga jam, buku mereka sudah terjual sebanyak 150 buah. Untuk pre-order, nggak perlu merogoh kocek dalam-dalam kok. Cuma Rp 275 ribu, lo bisa dapet buku sekaligus CD dari album keempat Maliq & D’Essentials.
“Kita sebenernya merilis 500 buku. Untuk pre-order hanya menyediakan 200 buku,” ungkap Joey, sang manager
Buat lo yang ngaku ngefans berat Maliq & D’Essentials, sudah layak dan sepantasnya lo beli bukunya. Soalnya kalau beli secara regular, harganya jadi Rp 300 ribu. Gimana? Tertarik? Buruaannnnnn pesen sekarang…. Cuma hari ini!

UNGU single Religi


Band yang digawangi oleh lima personel, Pasha, Enda, Maki, Roman dan Onci ini memang identik dengan lagu-lagu hits religi.
Memasuki bulan Ramadhan, grup band Ungu sudah mempersiapkan satu buah single berjudul 'Doa Untuk Ibu' yang diciptakan Enda.
Pembuatan lagu ini konon memakan waktu hingga 2-3 bulan. Padahal biasanya Enda hanya butuh waktu 15 menit untuk menciptakan sebuah lagu. Mengapa demikian?
"Ini paling lama karena kata-katanya bisa mewakili semua orang dan gue buat berhenti-berhenti untuk dapat feel song-nya. Aku sedikit merasa beban, karena ini bicara sosok seorang ibu," kata Enda saat dijumpai di kantor Trinity, di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, 20 Juli 2010.
Single baru ini, diakui para personelnya memiliki 'jiwa dan nyawa' tersendiri. Begitu pula yang dirasakan Pasha saat menghayati vokalnya di lagu ini.
"Saya sampai menangis waktu take lagunya dan selama 10 tahun kita merasa lagu ini punya nyawa. Aku juga merasa masih banyak waktu yang terbuang untuk ibu," ujar duda 3 anak tersebut.
Tema ibu dipilih juga sesuai dengan konteks ramadhan, dimana semua manusia tidak akan pernah melupakan sosok seorang ibu. "
"Lagunya sudah ada satu tahun yang lalu, temanya juga sangat bagus dan kita nunggu momen yang pas aja karena kita pengen tema yang beda untuk ramadhan kali ini," ucap Maki menjelaskan.
Semua personel Ungu juga sepakat untuk mengeluarkan single di luar album. "Pelajaran kita dari mini album ternyata tidak efisien dan minimal harus 5 lagu di mini album. Secara produksi pun tidak fokus. Single religi ini memang full. Kita masih produktif dan lagu-lagu religi kita masih banyak tapi kita harus pikirkan dengan matang," ungkap Maki lagi.

'Jurustandur No.18'


Judul album 'Jurustandur No.18' menggambarkan bagaimana Slank berusaha melewati cobaan yang datang. Terutama di tahun 2009 lalu dimana beberapa konser mereka dicekal perizinannya.
"Memang tidak mudah menyelesaikan album ini dengan banyak cobaan yang menimpa Slank, tapi album ini wujud terima kasih Slank kepada banyak penggemar," kata Bimbim
"Jurustandur No.18 " merupakan album ke-18 Slank. Selain menghadirkan lagu-lagu bertema kritik sosial, lingkungan hidup dan cinta, Slank juga mencoba mengajak penggemarnya dan masyarakat luas untuk tetap optimis menjalani hidup.
"Album ini berisi banyak curhatan kami, tapi ini adalah awal yang baik. Slank tetap optimis untuk produktif lagi bagi musik Indonesia ke depan," kata Kaka, saang vokalis.
Slank lewat album baru baru 'Jurustandur No.18' ini ingin menyampaikan pesan bahwa kreatifitas tak bisa dibendung. Slank telah membuktikan hal ini seiring rentang usianya yang telah melewati seperempat abad.

Bilqish and The gank


Setelah sukses dengan dua single terdahulu mereka "Tablet cinta" dan "Tak Bisa Setia" Bilqish and The gank kembali luncurkan tiga single terbaru mereka yaitu "bicaralah" "bersamamu" dan "mengagumimu"...
Tiga lagu tersebut ditulis oleh sang gitaris Putra De Lebon sedang musik sendiri diramu berasama sama..
Agak susah dicerna sedikit tukas syamsoe si pembetot bass karena unsur punk rock dan blues di tiga single terbaru ini berasa kental bercampur aduk, akibatnya agak merepotkan sang mixing celetuknya..
Ketiga single ini cukup dikebut dibuat dalam satu shift dikarenakan sang drumer izal bilqish kangen mama pengen pulang kampung, sang vocalis baru saja kembali memasuki kerja dan sang gitaris sedang sibuk pula jadi intensitas bertemu agak berkurang tukas Putra De Lebon..
Penasaran dengan tiga single mereka,karena ketiga single tersebut sudah memasuki proses mixing. sebagai bahan bocoran tiga single terbaru ini masih di bagi secara gratis via online lewat dunia maya sama seperti single single terdahulu...

Kotak lempat single baru


Kotak melanjutkan sekuel lagu patah hati. Setelah "Masih Cinta" dan "Pelan-Pelan Saja", kini Kotak menyajikan single "Selalu Cinta". Single ketiga ini berkisah tentang sepasang kekasih yang berusaha saling melupakan tapi tenyata tidak bisa dilakukan.
Simak lirik "Selalu Cinta" yang dilantunkan penuh perasaan oleh Tantri ini:

Kau bertanya, aku menjawab
kamu minta, aku berikan
kusayangi kamu….
kubicara, kamu yang diam
kumendekat,kamu menghindar
separah inikah, kamu dan aku

reff:
bagaimana bisa, aku tak ada di setiap mu melihat
sementara ku ada..
bagaimana bisa, kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta, selalu cinta….
tapi kamu tidak…

kamu hilang, aku menghilang
semua hilang, yang tak kukira
jangan tanya lagi..tanya mengapa

Begitu dalam, perih namun tidak mendayu. Karena Tantri (vocal), Cella (gitar), Chua (bass) dan Posan (drumer) tetap mempertahankan mafas rock n roll mereka Jadi meski kisahnya tentang patah hati, namun tetap tidak cengeng.
Menurut Kotak secara tidak sengaja lagu ini saling berhubungan dengan dua lagu mereka yang sebelumnya . "Itu juga nggak sengaja buatnya. Tapi setelah didengarkan jadi asyik," jelas Tantri. Proses kreatif di balik lagu ini tidak terlepas dari tangan dingin sang pencipta lagu, Dewiq. “Lagu ini musiknya anak-anak yang siapin bareng-bareng. Liriknya ditulis Mbak Dewiq," ungkap Posan.
Awak Kotak berharap lagu "Selalu Cinta" ini bisa menjadi penawar rindu Kerabat Kotak yang tengah menanti album ketiga Kotak. Video klip lagu ini sudah selesai digarap oleh Tepan Cobain dan mengudara. Demikian juga nada dering pribadi/ring back tone Selalu Cinta sudah dapat didownload di ponsel para pecinta Kotak sebagai bukti kalian selalu cinta dengan karya musik Kotak.