Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Rabu, 07 April 2010

TIKET


TIKET kembali merilis sebuah single terbaru ‘Baby I Am Sorry’ pada Maret 2010, single yang lagi-lagi akan memuaskan para Tiketeers (sebutan untuk fans Tiket) di seluruh wilayah Indonesia. Dengan single terbarunya ini, Tiket makin menguatkan akar musikalnya, di antara sejumlah tembang hit yang telah diluncurkannya. Sejarah kelahiran TIKET berawal di tahun 1999 dengan berdirinya band bernama ‘Glow’ yang dibentuk Opet Alatas (kelahiran Tanjung pinang, 8 April 1975) yang dikenal sebagai eks personil Gigi, dan Arden Wiebowo gitaris yang lahir di Jakarta, 20 Agustus 1981. Namun apa boleh buat, Glow harus beberapa kali gonta-ganti personil dan diakhiri dengan pergantian nama grup, tepatnya pada 20 Mei 2000 lahirlah nama baru, TIKET. Nama TIKET sendiri dicetuskan pertama kali oleh Opet Alatas (yang juga sempat jadi additional bassist Padi, Dr. PM, Base Jam dan Andre Stinky) dengan harapan bahwa band ini dapat menjadi ‘tiket’ yang akan membawa para personilnya masuk industry musik Indonesia, sekaligus membawa Opet Alatas kembali ke dunia music yang telah ditinggalkannya sejak ia memutuskan untuk berpisah dengan Gigi tahun 1999 lalu. Setelah melewati perjuangan berat, pada Mei 2001 TIKET teken kontrak rekaman dengan PT. Indo Semar Sakti yang akhirnya membawa mereka masuk studio rekaman, dengan luncuran album perdana bertitel nama band mereka. Sukses dengan album pertama, di mana lagu-lagunya banyak yang meraih hits, seperti diantaranya lagu ‘Cinta Yang Lain’, ‘Abadilah’ dan ‘Hai Bintang’. Di album TIKET yang kedua ‘Sebuah Anugerah’ (2003), mereka masih konsisten menghadirkan tembang-tembang manis yang juga diminati para TIKETEERS, apalagi luncuran mereka itu banyak didukung beberapa additional musisicians, seperti Dewa Budjana (sitar untuk ‘Terlahir Kembali’), Krisna Balagita (strings untuk ‘Usai Sudah’), Andy Rianto, Eko Patitur, Bonita, Lendra, serta Didit ‘Plastik’. Untuk rilisnya yang ketiga ‘Rasakan Yang Kurasa’ (2005), TIKET mengalami perobahan personil, mereka adalah Opet Alatas (bass), Arden (gitar, loops, synth & pad, backing vocal), Gatut (drum) dan Joey (vocal). Dari album ini muncul hits ‘Biar Cinta Menyatukan Kita’ dan ‘Rasakan Yang Kurasa’. Pada 2007 TIKET membuat album ‘Transisi’ yang lagi-lagi dengan formasi terbaru pada drum dan vocal, posisi drummer Gatut di gantikan Budhy Haryono dan vokalis Joey diambil alih Christian Bhaskara. Album ini menyajikan tembang Laki, Ketulusan Hati, Walau Jarak Memisah, Tanpa Dia, Memiliki Aku, Belahan Jiwa, Awas Kau Kena, Kunanti, Suara Hati, dan Hina. Setahun kemudian, TIKET berkenan bikin album ‘Transisi – Repackage’ dengan dua lagu baru, yang kemudian menjadi hits, ‘Hanya Kau Yang Bisa’ dan ‘Kau Buatku Berarti’, sedangkan sepuluh lagu lainnya merupakan lagu dari album sebelumnya. Sedangkan di akhir tahun 2009 lalu, TIKET sempat mengeluarkan sebuah single berani, yang padat dengan baluran rock, berjudul ‘Jatuh Bangun’. Kini single kedua TIKET yang bertajuk ‘Baby I Am Sorry’ (Maret 2010) dihadirkan dalam upaya memanjakan telinga para fans dengan single manis, yang memaparkan tentang cinta dua insan yang tertunda untuk saling memiliki :
Dimanakah kamu saat aku mencari cinta/Ternyata waktu yang tak mempertemukan cinta kita/Harus kupilih dia sebelum ada kamu/Tapi kuyakin suatu saat kita pasti satu/Baby I Am Sorry… Baby I Am Sorry/Salahkan aku tak memilihmu/Tapi kamu selalu dalam nafasku/Baby I Am Sorry… Baby I Am Sorry/Ternyata kita belum saatnya/Berbagi cinta untuk bersama ooh…

Endang Soekamti


Kalian yang ngaku rindu dengan band punk Endank Soekamti sebentar lagi bakal terobati. Yap, trio asal jogja ini sedang kebut-kebutan ngegarap album keempatnya. Single berjudul Audisi pun disiapkan untuk disebar di radio-radio pekan ini.
Mereka pun nggak sungkan mengatakan kalau albumnya bakal seru "Di album ini kita bakal lebih beragam lagi, baik dari musik maupun liriknya," Ujar Erik (vox/bas) kepada Hai Online.
Emang kayak apa sih?
"Kalau dari musik bakal semakin terasa pop punknya,selain itu juga kita banyak kerja sama dengan musisi lain dan rencananya kita bakal masukin unsur Brass di sini. Untuk lirik kita juga nggak cuma tentang cinta, ada yang tentang lingkungan dan nasionalis," beber Erik lagi
Gimana nggak ngebut, Endang Soekamti ternyata sekarang udah gabung sama label Nagaswara. So, mereka jadi semakin terpacu untuk nyelesain albumnya.
Endank Soekamti melibatkan Kamties, sebutan untuk fans Endank Soekamti, dalam penggarapan album ini. Mereka udah jauh-jauh hari mengadakan sayembara kepada Kamties untuk bikin lirik.
Semakin penasaran kan? kita tunggu aja. Kalau sesuai rencana Endank Soekamti siap merilis album keempatnya Mei ini.

Royal Ego


Karena ingin menjajal sesuatu yang baru dan menuangkan energi positif yang dimiliki, Ernest (gitaris Cokelat) dan Eno (drummer Netral) bersama dengan Gilbert (bassist Saint Loco) dan Hendra Bagya (vokalis New Market) sepakat membentuk band baru yang diberi nama Royal Ego.
Menurut Ernest, Royal Ego didirikan tahun 2005 lalu. Adanya band ini bukan berarti dirinya jenuh dengan grup band yang ada saat ini, namun karena ingin menumpahkan kemampuan yang tidak bisa dituangkan di grup band masing-masing personil Royal Ego.
"Musiknya agak up beat. Sampai hari ini bikin video klip, nama musiknya Senandung sama Say Something, tentang cinta tapi kita mainnya dalam lirik bahasa Inggris," ujar Ernest.
Ernest menambahkan, nama Royal Ego diambil karena dirinya dan kawan-kawan ingin terdengar jantan.
Hal senada juga diungkapkan sang drummer, Eno. "Kalau buat side project, kalau yang musiknya hampir sama, ya sama aja. Seperti yang Ernest bilang, ciri khasnya nggak keluar. Kalau di band sebelumnya kan kita nggak mungkin dengan area yang sama. Di sini kita berusaha mengembangkan kreativitas," ungkap Eno.

SLANK


Setelah absen manggung lebih dari lima bulan lamanya, Slank akan segera menyapa penggemarnya di panggung terbuka. Band beranggotakan Kaka (vokal), Bimbim (drum), Ivanka (bas), Abdee (gitar), dan Ridho (gitar) itu, turut berpartisipasi dalam event "Tolak Angin Karnaval SCTV 2010". Slank akan tampil di hadapan publik Bandung. Bersama sejumlah grup band lainnya seperti, The Changcuters, Jamrud, The Virgin dan d'Masiv. Mereka akan menjadi band pembuka mengawali rangkaian kegiatan Karnaval 2010, yang tahun ini akan dilangsungkan di 6 kota. Pada penampilannya di Lapangan Tegalega, Bandung, Jumat (9/4/2010) nanti, Bimbim berjanji akan memberikan sajian yang istimewa. "Untuk pertama kalinya, Slank akan membawakan lagu terbaru. Judulnya 'Jurus Tandur', artinya maju terus pantang mundur. Tandur sendiri berarti menanam padi," ujar Bimbim. Lewat lagu ini, lanjut Bimbim, Slank ingin menyuarakan sikap agar kita terus memelihara sebuah keyakinan. "Tentunya dengan sikap yang tunduk dan mundur. Mengambil filosofi menanam padi. Saat menanam, petani enggak berjalan maju tapi harus mundur. Lagu ini terinspirasi dari susahnya Slank manggung," paparnya.
Sebanyak tujuh lagu akan dibawakan Slank di hadapan Slanker di "Kota Outlet" itu. "Ada aransemen yang diubah. Kita akan bawakan lagu secara medley. Untuk lagu 'Gosip Jalanan' kita akan ubah liriknya disesuaikan dengan kondisi saat ini, seperti adanya markus (makelar kasus)," jelas Bimbim lagi.
Sementara itu, dikatakan Vice President Marketing SCTV Stephanus Halim, sejauh ini pihaknya tak mendapatkan masalah terkait izin menyusul penampilan Slank pada Karnaval SCTV 2010. "Tak ada masalah soal perizinan untuk konser Karnaval SCTV. Selain di Bandung, Slank juga akan tampil di hadapan para Slanker di Malang (10-16 Mei), yang menjadi kota terakhir perhelatan Karnaval SCTV 2010.
Di Malang, grup musik dan penyanyi yang akan tampil selain Slank, yakni Andra and The Backbone, Drive, Ungu, Dewa 19, Ari Lasso hingga Mulan Jameela. "Akan ada 250 musisi dan penyanyi yang akan dilibatkan, pada Karnaval tahun ini," ungkap Stephanus.

Jumat, 02 April 2010

BF2B


Setelah sekian lama libur, Bondan Prakoso ternyata tengah menghabiskan waktunya di dalam studio. Ia bahkan segera bersiap merilis album ke-3nya yang kini tengah memasuki tahap penyelesaian. sebagai bocoran pula Bondan pemanasan dengan keluarkan single yang berjudul "ya sudahlah"
“Bondan masih libur manggung dulu sementara. Sekarang sedang sibuk konsentrasi untuk album baru nanti. Sudah selesai mixing, tinggal tahap penyelesaian aja,” jelas sang manajer, Blend.
Lewat sang manajer yang dikenal religius tersebut akhirnya memberikan sedikit bocoran mengenai konsep bermusik Bondan yang ternyata masih akan bareng dengan Fade 2 Black di album barunya nanti.
“Album ke-3 ini masih tetap bareng sama Fade 2 Black, seperti dua album terdahulu,” terangnya
“Soal konsep, agak nyeleneh lagi dia nih. Dia buat satu lagu kayak jamannya Rinta Harahap gitu , bernuansa tahun 70-an. Ada juga satu lagu yang dia bikin berirama ska,” tambahnya lagi.
Namun Blend menjamin jika lagu terbaru bondan nantinya enggak akan mengecewakan para fansnya. Karena lagu tersebut masih meng-kolaborasikan rap vokal dari fade 2 Black dengan beat-funk.
“Selebihnya, lagu-lagu Bondan kan selalu beda ya, masih meng-kolaborasikan beat-beat funk dengan gaya rap musik dari Fade 2 Black” kata sang manajer lagi.

Rabu, 31 Maret 2010

tips nulis lirik ala DEWIQ


Tips jitu Dewiq dalam membuat lirik lagu

Kalo kamu-kamu punya kebiasaan curhat lewat tulisan di kertas atau diary. Jangan anggap enteng tuh…karena siapa tahu bisa jadi bahan bagus kalo kamu emang berniat jadiin lirik sebuah lagu. Kali ini Dewiq punya tips buat yang punya niat, hobi dan coba-coba ngikutin jejaknya sebagai penulis lagu.
Do :
* Sebelum memulai menulis lagu, perasaan kamu harus lepas, tulus, jujur dan mengalir aja…
* Kalo tiba-tiba ingin curhat dikertas, curhat aja.
* Kalo kamu tersentuh dengan sesuatu spt kasus teman atau orang lain, go head!
* Bisa juga kamu ngeluarin pendapat/opini dan pandanganmu ttg sesuatu
* Selalu siapin bolpoin kemanapun kamu pergi. Bawa juga alat perekam atau HP kamu yg bisa ngerekam.
* Cari tempat ternyaman buat kamu menulis
* Cari partner yang bisa maen gitar atau piano (kalo kamu gak bisa maen alat musik)
* Bikin perasaan kamu enjoy
Don’t:
* Ditempat ramai, karena biasanya energi nya bisa keputus pada saat diajak ngobrol temen atau liat sesuatu yg ganggu konsentrasi kamu
* Menunda-nunda curhat atau nulis uneg-uneg yang kamu rasain saat itu
* Nggak lepas dan gak ngalir
* Perasaan terbebani dan gak nyaman
* Nggak enj

Senin, 29 Maret 2010

netral di negri jiran


Pertengahan Maret 2010 lalu tepatnya tanggal 19 Maret, netral berkesempatan untuk melakukan konser di negeri tetangga, tepatnya di hall of fame milik Limkokwing University di daerah Cyber , Kuala Lumpur. Sebuah pengalaman yang luar biasa bisa bertemu dengan para mahasiswa Indonesia yang ada disana dan bisa melakukan sebuah konser di kampus mereka. Walaupun demikian tidak hanya siswa Indonesia yang menyaksikan pertunjukkan netral disana, penonton asal malaysia pun tampak hafal ikut bernyanyi bersama dengan penonton asal Indonesia. Bahkan ketika Lagu Garuda di dadaku dibawakan tampak juga penonton Malaysia ikut bernyanyi bersama, ha,ha,ha... sebuah kebanggan yang sangat luar biasa buat kami ketika menikmati peristiwa itu, sungguh tidak bisa dilukiskan betapa bangganya kami bisa membuat mereka ikut bernyanyi lagu tersebut. Semangat nasionalisme sungguh terasa malam itu, di tengah-tengah ratusan siswa indonesia disana kami juga membawakan lagu "Hari Merdeka" yang kontan mendapat sambutan luar biasa oleh para siswa disana. Acara ini diprakarsai oleh Merah Putih Club yang merupakan asosiasi mahasiswa Indonesia disana dan di organize dengan baik oleh GEMA yang merupakan divisi dari Merah Putih Club. Limkokwing sendiri merupakan universitas besar yang siswanya banyak dari warga negara lain, seperti dari Indonesia, Iran, Botswana, dll. Namun saat acara Monophone 2010 kemarin tidak hanya dihadiri oleh siswa Limkokwing saja, namun juga dihadiri oleh penonton dari universitas lain dan bahkan juga ada yang datang dari daerah lain di luar daerah cyber. Malam itu netral membawakan 9 lagu yang kesemuanya dikenal dengan baik oleh para penonton disana, mulai dari lagu"cipta karya jaya rasa" hingga lagu "Pertempuran Hati" kesemuanya lantang dinyanyikan oleh para penonton disana. Ucapan terima kasih kami haturkan untuk panitia yang mengundang kami kesana, dan semoga keberadaan kami disana mampu membangkitkan rasa nasionalisme di kalangan masyarakat Indonesia disana dan mengobati kerinduan akan tanah air tercinta ini.
Kami sangat sangat bangga bisa mengibarkan bendera merah putih disana, karena kami sudah lama sekali punya keinginan untuk mengembalikan rasa kebangsaan kita yang sudah sangat terpuruk ini, dan terlebih lagi kami ingin membuktikan bahwa musik Indonesia adalah bukan hanya musik melayu semata tapi musik Indonesia adalah musik yang penuh warna dan sangat sangat berkualitas. Musik Indonesia pernah sangat jaya pada beberapa tahun silam, marilah kita kembalikan kejayaan itu dengan mulai mencintai musik yang lebih berkualitas. maju terus musik Indonesia.

"Jayalah negaraku, tanah air tercinta, Indonesia Raya !!!!"

"Jayalah negaraku, tanah air tercinta, Indonesia Raya !!!!"