Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Senin, 29 Maret 2010

side joB Posan KOTAK


Setelah sukses dengan karya musik mereka, dua pioneer band, Dody Kangen Band dan Posan Kotak mencoba berkolaborasi dalam sebuah band baru ciptaan mereka berdua. Niat untuk membentuk band ini sebenarnya telah sejak dulu di impikan oleh keduanya.
Dalam payung The Winner Band, Posan dan Dody mencoba mengekspresikan impian dan jiwa idialis mereka dalam bermusik. Mengusung genre Rock dengan nuansa Melayu yang kental keduanya optimis akan menjadi warna lain di panggung musik tanah air.
“Gue yakin niat ini akan berjalan sesuai dengan tracknya. Selain sebagai peserta di dunia musik, gue juga seorang seniman. Jadi ada musik yang harus gue ekplore diluar band kita masing-masing. Gue takut warna musik kotak akan berubah makanya gue buatlah Winner bersama dengan Dody.” jelas Posan kepada cumicumi.com
Keinginan Dody dan Posan untuk mengusung warna musik yang berbeda dengan grup band mereka, bukan menjadi pertanda jika kelak mereka akan meninggalkan band mereka masing-masing
“Disini bukan sebagai Side Job. Di sini sebagai ajang kita untuk belajar dan membuat kita tambah pintar dan semakin banyak referensi. Hingga banyak warna musik yang bisa tersalur keaku.” papar Dody

Minggu, 28 Maret 2010

Tips dan Trik Menjadi Band Komersial


JANGAN bersedih jika punya band namun masih belum komersial. Bekerja keras menjadi yang terbaik di daerah dan terus berkarya adalah kunci menembus industri musik tanah air.Demikian terungkap dalam gelaran acara Tips dan Trik Menjadi Band Komersial yang digagas Indosat di Aula Palimasan Lantai V Gedung Djok Mentaya, Banjarmasin Post Group, Jumat (26/3/2010).
Puluhan anak-anak band lokal di Banjarmasin dan sekitarnya antusias menghadiri acara tersebut. Mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bertemu dengan sejumlah tokoh musisi tingkat nasional yang hadir sebagai pembicara.
Para pembicara yang hadir tersebut seperti Kunto Handoyo dari Keci Music, musisi Purwatjaraka dan pengamat musik tanah air, Bens Leo.
"Jadilah raja lokal sebelum bisa tampil di even nasional," kata Kunto Handojo.
Marketing Director Keci Music ini juga mengingatkan agar musisi daerah tidak menyia-nyiakan kesempatan bertemu dengan orang bekerja di industri musik tanah air. Sebab dengan dekat pelaku industri musik akan menjadi salah satu cara mengenalkan band yang dimiliki sehingga ada peluang dikomersialkan.
Namun, Kunto juga berpesan supaya band yang sudah mulai dikenal orang tidak menjadi sombong. Sebab, selain memiliki talenta yang kuat, sebuah band bisa menjadi terkenal juga karena adanya kesempatan.Purwatjaraka yang tak lain kakak penyanyi Tri Utami juga melontarkan pesan yang sama. Dia mengatakan tak bisa ditampik kiblatnya industri musik tanah air memang di Kota Jakarta. Namun bukan berarti bila ingin dikenal harus berangkat ke Jakarta.
"Berkaryalah dulu untuk menjadi yang terbaik di tingkat lokal dulu," ujar lelaki yang akrab disapa Kang Purwa ini.Dia mencontohkan grup band Gigi yang mampu bertahan 17 tahun lamanya. Rahasianya, karena mereka serius mendalami musik dan terus berkarya.
Purwatjaraka mengakui tidak begitu tahu persis perkembangan band di Banjarmasin. Namun dilihat sepintas, dia menilai band di Banjarmasin cukup potensial bisa terkenal dan menjadi komersil.
Pimpinan Indosat Banjarmasin, Syamsul Bachtiar mengaku bangga dengan kehadiran anak band banua. Karena itulah pihaknya pada April mendatang akan kembali menggelar acara dengan tajuk Unsigned Group Competition."Nantinya band yang terbentuk bisa ikut audisi yang berhadiahkan sebuah gitar milik anak band J Rocks," beber Syamsul. Sementara itu Pemimpin Perusahaan Banjarmasin Post Group, Wahyu Indriyanta mengatakan siap mempromosikan band-band yang potensial di Banjarmasin.
Selain diisi dengan pemaparan dari para pembicara, acara kemarin berlangsung meriah dengan hiburan dari sejumlah band lokal seperti Sesa And The Logic serta The April.

KK slank kesandung


Slank bilang: Soal Rasa, Cawan Mas nomor satu. Itu kutipan yang tertera pada produk minuman berkadar alkohol 47% dengan merek Cawan Mas, yang telah beredar nasional.
Foto dan kutipan tersebut dibuat tanpa sepengetahuan Slank. Berkaitan dengan hal tersebut, Slank mengadakan konfrensi pers di Potlot, Kalibata, Jakarta Selatan. Kaka mengaku ketika fotonya diambil, dia sama sekali tidak menyangka akan dimanfaatkan untuk produk minuman keras. "Dalam pergaulan ini bisa disebut culas atau nusuk dari belakang," ujar Vokalis Slank itu menuturkan.
Riri Purbasari Dewi, LLM, MBA kuasa hukum grup Slank menuturkan bahwa pihak Slank akan menempuh jalur hukum, terutama untuk mengganti kerugian Imateril.
"Reputasi no drugs no alkohol yang dibangun bertahun-tahun rusak seketika," Kaka menambahkan.
Pihak Slank mengetahui kejadian ini berkat laporan dari Slankers (penggemar Slank) di Menado. Bahkan iklan produk tersebut telah dimuat di koran daerah Menado.
Hingga press konfrence diadakan, pihak Slank belum sama sekali melaporkan ke polisi.

ultah GIGI


Tahun ini (2010), pada tanggal 22 Maret, salah satu band papan atas tanah air, Gigi, genap memasuki usia 16 tahun berkiprah di jagad musik nasional. Dalam kurun waktu sedemikian panjang untuk ukuran band lokal, Gigi, telah membuktikan eksistensi dan kreativitasnya.
Tercatat, sampai saat ini Gigi telah mengeluarkan 17 album yang terdiri dari 11 album reguler, 1 Greatest Hits Live, 1 Album The Best, 1 Original Soundtrack film BROWNIES, dan 4 album religi. Jika dihitung hingga akhir tahun ini jumlahnya menjadi 18 album. Pasalnya, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, Gusti Hendy, dan Armand Maulana, saat ini tengah menyiapkan sebuah album The Best Accoustic Live.
Tak hanya itu saja, untuk tahun ini, dimulai sejak tanggal 22 Maret 2010 sampai Maret 2011 tahun depan, Gigi sudah punya agenda besar, seperti yang dibeberkan manajer Gigi, Dhani Pete.
“Di awali sejak 22 Maret ini, Gigi akan tur di 40 kota sampai seminggu sebelum hari raya Lebaran. Tahun ini manajemen Gigi merencanakan menggelar konser tunggal dengan mengajak 4 komposer dan konduktor terbaik negeri ini. Ini adalah program khusus tahunan Gigi yang dirancang manajemen,” kata Dhani.
Tahun depan, saat Gigi berusia 17 tahun, mereka akan mengadakan serangkaian konser tunggal yang akan dilakukan di 4 kota, pembuatan buku, DVD, dan film layar lebar.
“Semoga dengan rencana-rencana yang ada ini, Gigi, bisa diberi kekuatan untuk agar semuanya bisa lancar,” harap Armand.

Blackout


Setelah dinilai sukses mengorbitkan singgel pertama berjudul ''Goodbye'', dan singgel kedua ''Letoy'', kini Blackout, grup band yang sejak awak berdiri mendeklarasikan pengusung setia warna rock n' roll merilis singgel ketiga, ''Resiko Orang Cantik''. Namun sedikit berbeda dengan dua singgel terdahulunya, yang juga telah dibuatkan klip yang mewah, dengan tulang dasar musik rock, n roll, pada singgel ketiganya, giliran warna blues yang mereka tawarkan.
Pilihan pada warna blues, sebagaimana dikatakan personil Blackout yang terdiri dari Azizi (vokal), Ega (gitar), Rere (drum), Iwan Xaverius (bass), dan Sastro (kibor) atas nama kesadaran musikalitas. Sebagaimana pada dua singgel terdahulunya, singgel terkini ''Resiko Orang Cantik'' dibuat atas nama kesadaran melawan kecenderungan warna musikalitas yang seragam dewasa ini. ''Yaitu, warna musik yang cenderung pop Melayu menye-menye,'' ujar Azizi, mengistilahkan dunia pop Melayu adalah dunia menye-menye atau cenderung cengeng.
Jika pada singgel ''Letoy'' penggarapan video klipnya melibatkan artis papan atas seperti Pevita Pearce, Arumi Bachin, Tika Putri, Asmirandah, Julie Estelle, Carissa Putri, dan Revalina S Temat sebagai modelnya, kini di singgel ketiganyapun, nama beken Mariana Renata dipinjam untuk memperkaya bahasa gambar klip, yang masih dirahasiakan biaya pembuatannya itu. Sekedar mengingatkan, pada pembuatan klip ''Letoy'' dipercaya Falcon Music, yang memperoduksi album Goodbye Blackout telah menggelontorkan dana sebesar Rp 450 juta.
Terlepas atau tidak terlepas dari besarnya biaya pembuatan video klip, Hb Naveen, bos Falcon Record berniat menghadirkan sebuah kualitas musik, yang tidak bergantung pada laris atau tidaknya penjualan angka RBT-nya. Dengan tetap menghadirkan warna musik yang terjaga, imbuh dia, dedikasi musikalitas dari pemusik yang bernaung di bawah labelnya, menjadi lebih baik, dan bermartabat. ''Karena mereka (para musisi) hanya berpikir tentang kualitas musikalitas, bukan yang lain,'' kata dia Jakarta, kemarin.
Apa yang dikatakan Naveen berkaca pada pengalamannya menjual album Mbah Surip, Ridlo Rhoma, dan Trio Macan, yang memberikan kebebasan musikalitas kepada musisinya. Apalagi, katanya lagi, dua personil Blackout adalah dua dari sedikit dedengkot musik rock di Tanah Air, yaitu Rere mantan drummer Grass Rock, dan Iwan Xaverius mantan bassist Edane. Musikalitas racikan Rere, dan Iwan itulah yang menjadikannya yakin singgel Blackout tidak terlalu mengalami resistensi dari pasar.
Dengan demikian, singgel lainnya yang terangkum di album ini, yaitu singgel ''Selalu Ada'', 'Cintaku'', ''Satu Alasan'', ''Terjadi Tanpa Cinta'', ''Tak Sanggup Lagi Denganmu'', dan ''Join Kopi'' dapat benar-benar akrab dengan publik.

Rif Siap Luncurkan Album Baru


Buat penggemar Rif, bakal ada kabar gembira. Band yang dimotori oleh Andi ini tengah menyiapkan album baru mereka yang tak lama lagi diluncurkan ke pasaran. Album yang akan menjadi album pertama sejak terakhir menelurkan album pada September 2006 lalu ini diharapkan bisa diterima para penggemarnya.
“Materinya sudah selesai untuk album yang akan datang dan sudah disetor, dan proses selanjutnya mixing dan sebagainya,” ungkap Andi yang mengaku memang butuh waktu cukup lama menghasilkan album lagi, “Masalahnya musik kita untuk saat ini oleh pihak produser kesannya nggak menjual untuk musik Indonesia sekarang ini yang melow, melayu. Dan kita nggak mau maksain dan kita tetap seperti itu. Malah album kita yang yang sekarang seperti album pertama dan kedua.”
Dituturkan Andi, sebenarnya untuk album terbaru nanti musiknya tidak terlalu keras. Namun dari sisi produser menganggap musik mereka masih terlalu keras. Apa sih isi albumnya? “Ada Awan Hitam. Itu isinya seru, tapi ada rock n rollnya. Kalau album rencana judulnya NUMBER 7, dan isinya rencananya 7 lagu dan ini album ke 7 kita juga. Lagu itu sudah disetor,” terang Andi.
Sayangnya, untuk jadwal album sendiri masih belum mau dibocorkan vokalis satu ini. Yang pasti, album ini bakal menarik karena Rif sendiri mengaku bukan seperti band lainnya yang kebanyakan terlalu mementingkan komersil.
“Rif itu dibentuk memang karena kita seneng ngeband dan kita nikmatin itu. Dengan tanpa target akhirnya bikin lagu dan ada produser yang datang ke kita untuk rekaman, akhirnya ada album. Kita nggak ada nawarin ke label,” katanya.
“Setelah itu Rif keluar albumnya lama, karena Rif itu bukan seperti band-band lain untuk ada target harus bikin album tahun ini, karena awalnya kita hobi yang kemudian mendatangkan uang,” lanjut Andi

Sprite D`plong tahun 2010


Sukses dengan ajang musik D`plong tiga tahun lalu, Sprite kembali mengadakan gelaran serupa. Namun program dengan nama Sprite D`plong tahun 2010 ini mengalami perubahan. Ciri dangdut yang dikolaborasikan dengan rock akan diperkaya dengan masuknya semua jenis musik. Pun dengan kota-kota yang bakal dikunjungi.
Menurut Amelia Nasution, Marketing Manager Flavors PT Coca-Cola Indonesia, penampilan dengan format sengaja dilakukan supaya peserta dapat lebih bervariatif dalam bermusik.
"Ya, konsepnya menjadi kompetisi antar grup band, di mana sebelumnya merupakan kompetisi menyanyi antar individu. Jumlah kota audisinya pun diperbanyak dari 18 kota di Jawa dan Sumatera menjadi 20 kota di seluruh Indonesia. Pun dengan musiknya. Program ini tidak lagi mengusung musik rock `n` dut namun berganti menjadi musik fuse genre, di mana anak-anak muda ditantang untuk mengaransemen suatu lagu dengan menggabungkan berbagai aliran musik seperti rock, pop, hip hop, dangdut, atau yang lainnya, sehingga lagu itu menjadi lebih segar dan sesuai dengan karakter mereka masing-masing," terangnya.Babak audisi ajang ini dimulai Maret hingga Agustus di radio setempat yang ditunjuk di 20 kota. Band peserta diminta untuk memilih satu dari 10 lagu yang ditentukan oleh tim Sprite dari berbagai macam genre, baik lagu lama maupun lagu baru.
Mereka harus mengaransemen lagu tersebut lalu mengirimkan demo lagu tersebut. Juri yang terdiri Music Director stasiun radio dan tim Sprite akan memilih 10 finalis di setiap kota yang lagunya diputarkan dalam tangga lagu Sprite, untuk kemudian mengadakan polling sms dari pendengar. Lima grup band terbaik ini kemudian akan beraksi dan berkompetisi dalam konser musik Sprite D`plong. Mereka bakal tampil satu panggung dengan grup-grup band papan atas Indonesia, seperti GIGI, Nidji, Project Pop, The Rock Indonesia, Andra and The Backbone, Hello, dan Wali.
Pemenang di kota tersebut akan memenangkan uang tunai senilai 15 juta (juara 1), 10 juta (juara 2), 7,5 juta (juara 3), 5 juta (juara favorit). Setelah terpilih grup band terbaik dari masing-masing 20 kota, tim Sprite akan memilih lima dari kedua puluh grup band tersebut untuk dibuatkan CD kompilasi Sprite D`plong 2010.