Get 4Shared Premium! TrialPay Referral Program

Selasa, 26 Mei 2009

GIGI tentang album terbaru


15 tahun mondar-mandir di kancah musik dirasa cukup bagi band GIGI untuk menentukan titik stabil mereka. Lewat album self-titled, GIGI terdengar lebih mapan. Coba kita dengar single perdananya 'Ya Ya Ya'. Dengan sempurna GIGI mengemas lagu tersebut secara catchy dibalut nuansa pop rock. Pukulan drum Gusti Hendy pun tak bisa membuat Anda stop menghentakkan kaki. 'Sumpah Mati' dan 'Dan Sekarang' pun diisi dengan rock catchy. Liriknya yang pendek-pendek membuat makin mudah untuk dinyanyikan dan gampang meracuni pikiran.
Restu Cinta' tak kalah mellow. Namun lagi ini dibuat lebih spesial dengan iringan orkestra dengan konduktor Addie MS. Jangan heran jika Anda menemukan lagu dinamis ala '11 Januari' di dalamnya. My Facebook' juga menyita banyak perhatian di album ke-11 ini. GIGI jatuh cinta dengan cara yang dewasa via facebook. Tidak menye-menye, tidak nyeleneh, tapi juga tidak kehilangan daya tarik. Secara keseluruhan album ini mengingatkan kita pada 'Next Chapter' di 2006. Namun album 'GIGI' itu terdengar lebih dewasa. Mereka dengan mantap menancapkan musiknya tanpa kehilangan idealis sedikitpun.

single kedua Mahadewi


Mahadewi kembali membuat video klip untuk single kedua mereka. Di video klip ini, Vina Panduwinata juga ikutan mejeng. "Kita melibatkan beberapa artis perempuan yang cantik karena ingin menampilkan sudut keseksian perempuan," kata Puri saat ditemui di Studio Sparks, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat 15 Mei 2009. Tidak hanya Vina panduwinata saja yang ikutan mejeng di video klip Mahadewi. Andhara Early, Kiki Amelia dan Ully Sigar Rusady juga ikut meramaikan video klip anak asuh Dhani Ahmad tersebut.Video klip itu dibuat untuk mempromosikan lagu ' Lakukan dengan Cinta'. Di video klip ini, Tata dan Puri tampil sangat menawan dan lebih seksi dari biasanya.
"Kita memang ingin terlihat lebih girly, seksi dan funky di video klip ini," ucapnya.
Pada pembuatan video klip ini, Mahadewi tidak diawasi oleh Dhani. Pasalnya, bos Manajemen Republik Cinta itu sedang sibuk merilis album di Malaysia. Namun, hal itu tidak menjadi kendala bagi dua penyanyi cantik ini. Dulu Mahadewi bernama Dewi Dewi. Pada saat itu, mereka masih bertiga dengan Ina. Di tengah jalan, Ina memilih cabut dari Dewi Dewi. Tinggallah Tata dan Puri berdua. Tak lama Ina cabut, Dewi Dewi bubar. Setelah itu, mereka muncul dengan nama baru yakni Mahadewi. Mahadewi kembali eksis di blantika musik tanah air lewat lagu 'Sumpah I Love You'. Mereka pun ingin kembali meraih sukses seperti ketika mereka menggunakan nama Dewi Dewi.

J-Rocks : Road to Abbey


ni bukanlah album. Bahkan, keterlaluan juga kalo dibilang EP. Soalnya, isinya hanya tiga lagu. Sebuah lagu instrumental, plus dua lagu “beneran”. Nah, bonusnya satu lagu yang merupakan pengulangan salah satu lagunya, tapi dinyanyikan dalam bahasa Inggris.
So, anggap saja CD ini sebagai singel berbonus dua lagu. Rasanya kok lebih nyaman dibilang begitu.
Isinya? Yang bagus memang cuma Fallin’ in Love. Nih lagu beneran nyaman didenger. Sisanya? Anggap aja bonus!

Kemunculan Kuburan


Band yang minggu² ini menjadi buah bibir karena penampilannya nyentrik dan juga sempat disebut² mau menggeser keberadaan seurieus yang baru kehilangan candil..
Album ini berisi Total 14 lagu di album ini benar-benar bikin pusing. Genrenya nggak jelas, dan liriknya absurd. Kita mulai dari Malin Kundang Lagu beraransemen sangar ini ngingetin kita sama era kejayaan power metal, namun liriknya sangat kacau dan didesain untuk mengocok perut. Gemes malah mengedepankan aransemen folk yang damai. Yang bisa bikin kita terbuai, nggak sadar kalo liriknya nakal (baca: usil, bukan jorok, RED.). Ternyata enam sekawan asal Bandung ini nggak hanya ngerock di album ini. Mereka juga bisa jadi band pop manis ala Maliq. Coba denger aja Fatamorgana yang sangat jomplang sama imej band mereka yang metaaaallll!Lantas, ada Kota Indah yang reggae pisan, dan Monkey Love yang sangat pop dan makin terasa ngepop karena disusupi vokal Arina “Mocca”. Semakin ke belakang, semakin nggak jelas aja musik apa yang dianut sama band ini. Apalagi, singel Lupa Lupa/ Tapi Ingat sama sekali nggak ada bau-bauan metalnya. Artinya, meski dandanannya sebelas dua belas dengan Seurieus, band ini jauh berbeda. Musik yang mereka anut lebih progresif dan luas. Hanya dandanannya aja yang sama. Ibarat kacang, Kuburan adalah kacang kulit yang isinya kacang telor. Bukan kacang kulit biasa

Selasa, 12 Mei 2009


Sheila on 7 merampungkan syuting video klip lagu Mudah Saja yang merupakan singel ketiga dari album Menentukan Arah.
Pengambilan gambarnya dilakukan di Yogyakarta pada hari Minggu (12/4). Video klip yang dibintangi oleh Tika Putri ini disutradari oleh Fajar Nugros, sutradara yang juga pernah menggarap video klip Mau Tak Mau-nya Jagostu. Menurut Fajar, dia menerapkan konsep film pendek, mirip film korea di video klip ini jadi tidak ada tampilan perform bandnya.
Sheila on 7 yang digawangi Duta (vokal), Eross (gitar), Adam (bas) dan Brian (drum) itu sudah membuat 2 video klip untuk album Menentukan Arah. Sebelumnya singel Betapa dan Yang Terlewatkan sudah lebih dulu dibuatkan video klip

Jumat, 08 Mei 2009

The Dance Company


Beginilah kalau empat orang vokalis handal bergabung. Pongki Barata, Baim, Nugie dan Ariyo Wahab membentuk sebuah band yang diberi nama "The Dance Company". Otomatis posisi mereka pun tak semua menjadi vokalis...
Pongki yang merupakan salah satu motor Jikustik membetot bass, Baim pada gitar, Nugie menabuh drum dan Ariyo yang 'mengumbar' suara.
Band yang dibentuk untuk sekedar fun ini merilis album self titled dengan menjagokan single bertajuk "Papa Rock & Roll".
sangat berbeda dengan grup band kondang lainya yang eksis di kancah musik Indonesia. Jika semua group band mengejar RBT, maka grup band yang dimotori oleh para vokalis handal tersebut tidak mau mengejar RBT. Mereka berempat mengaku hanya ingin mengembalikan kembali unsur fun yang telah hilang di dalam dunia musik.
The Dance Company terbentuk karena kebersamaan keempat personil mengikuti KTT Pemanasan Global di Bali pada tahun 2007 silam. Nama band yang mengusung berbagai genre musik ini pun diambil dari sebuah took di pulau dewata.
Menariknya dalam The Dance Company seluruh personil akan memakai nama kecil masing-masing. Nugie dipanggil Embot, Baim dipanggil Bebe, Pongki dipanggil Wega dan Ariyo disapa Riyo.

Jumat, 01 Mei 2009

Ungu album baru


Band yang digawangi oleh Pasha, Enda, Maki, Rowman, Onci ini kembali meluncurkan album yang bertitel Penguasa Hati. Di album yang berisi 12 tembang ini, lagu yang berjudul Hampa hatiku ditempatkan sebagai tembang andalannya. Ada juga lagu Indonesiaku yang menggambarkan Indonesia yang menceritakan mengenai usaha untuk menggapai cita-cita.
Ungu masih menempatkan aliran sweet pop dan kamus cinta sebagai karakter album terbaru ini, karena dengan ramuan musik tersebut Ungu tetap eksis dan digemari oleh penikmat musik Indonesia. Rencananya album ini tak hanya diluncurkan di tanah air, dalam waktu dekat Ungu akan merilis di tiga negara tetangga.
Yang menarik dalam Konser perdana yang di siarin di SCTV ini menampilkan bintang tamu Iis dahlia dan Munkee 7 Kurcaci. selain itu di satu lagu penutup terakhir nampak eki mantan gitaris Ungu juga ikut berpartisipasi dipanggung membawakan single pertama mereka "BUNGA".